Kisah Ponikem, Pengais Rezeki Dari Koran Bekas Jamaah Sholad Ied

image

Ponikem Si Pengais Rezeki Dari Koran. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tak semua bisa menikmati momen  Lebaran bersama keluarga. Ponikem salah satunya, Perempuan asal desa Plembutan tersebut tahun ini justru bekerja keras saat orang lain suka cita menyambut hari suci.

Maka, saat banyak orang merayakan Lebaran, ia justru berupaya mengais rezeki dari momen setahun sekali itu. Ia mengumpulkan koran-koran bekas yang berserak ditinggal ratusan jamaah usai Sholat Ied.

Kertas-kertas koran dijejalkannya dalam karung plastik ukuran sangat besar. Bersaing dengan pemulung lain, ia bisa mengumpulkan tiga karung besar koran.

Menurutnya, 1 Kg koran bekas dihargai tak lebih dari Rp2.000. Pagi itu, ia bisa mengumpulkan sekitar 10 Kg koran bekas.

“Saya memilih mengumpulkan koran bekas ini demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Minggu (25/6/2017).

Menurut dia, perayaa Idul Fitri bisa dilakukan disaat waktu sore maupun malam hari bersama dengan keluarganya. Sehingga dirinya pun memilih untuk mencari koran besak terlebih dahulu sebelum merayakan hari suci dengam keluarga besarnya.

“Nanti sore atau malam kan masih bisa ketemu, nah kesempatan inilah saya gunakan untuk mengais rejeki demi membeli beras,” bebernya.

Hal yang sama juga dialami Wanto salah seorang warga Semanu tersebut rela untuk mencari koran bekas di hari Idul Fitri ini lantaran mencukupi kebutuhan keluarganya. Sehingga ia memilih untuk mencari barang bekas lalu dijual dan setelah itu baru berkumpul dengan keluarga mereka.

“Pagi ini saya cari barang bekas dulu untuk dijual, dan hasil penjualan kan bisa untuk menambah saku lebaran bersama saudara,” ungkapnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post