Konflik Goa Pindul, Pemkab Tagih Janji Pokdarwis

831 views
image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Karangmojo –  Dinas Pariwisata, Kabupaten Gunungkidul, mengharapkan operator dan kelompok sadar wisata di Kawasan Desa Wisata Bejiharjo, Karangmojo menjalankan kesepakatan yang telah  disepakati pada 2016 lalu.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, untuk mengatasi konflik yang kerap kali muncul di Goa Pindul dirinya mengharapkan operator dan kelompok sadar wisata menjalankan kesepakatan yang telah berjalan.

“Hal ini untuk mengurangi konflik yang sering muncul antaroperator,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (21/4/2017).

Ia mengakui dalam beberapa hari terakhir ada ketegangan antaroperator yang dipicu salah satu operator tidak menyepakati perjanjian yang difasilitasi oleh Polres Gunungkidul, Sabtu 24 September 2016 lalu. Menurutnya beberapa kesepakatan di antaranya mengenai kewajiban tarif, dan kerja sama antaroperator yang selama ini mengelola destinasi wisata seperti Gua Pindul hingga Situs Sokoliman.

“Ada sedikit kesalahpamahaman komunikasi antaroperator yang dipicu karena ada yang tidak menjalankan kesepakatan. Namun sudah bisa diatasi,” imbuhnya.

Saat ini pihak desa sudah membentuk BUMdes dan tinggal menjalankan, dan akan terlibat dalam pengelolaan seluruh destinasi yang ada di Desa Bejiharjo. Hary berharap dengan BUMdes pengelolaan destinasi wisata yang ada bisa lebih baik dan tidak ada lagi gesekan antaroperator.

“Lembaga desa badan usaha milik desa akan kita libatkan. BUMdes berperan sebagai usaha pariwisata,” ucapnya.

Sementara Sekretaris Camat Kecamatan Karangmojo Rakhmadian Wijayanto menyampaikan pihak kecamatan akan melakukan pengawalan terhadap pembentukan dan pelaksanaan program BUMdes.

“Kami persiapkan solusi BUMdes. BUMdes sudah terbentuk mekanisme pengaturan harus tegas akan kita kawal dari kecamatan,” ungkap Rakhmadian. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post