Koperasi CU Mitra Parahita Kembangkan Layanan Aplikasi Berbasis Digital

641 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Di era disrupsi seperti saat ini koperasi dituntut untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan baik. Layanan digital koperasi harus bisa diakses oleh pengguna dan anggota di mana saja serta kapan saja (mobile) melalui satu sentuhan.

Hal itu seperti yang ada di koperasi KSP CU Mitra Parahita yang mengusung konsep koperasi jaman now. Dengan adanya pelayanan aplikasi sistem android, nasabah KSP CU Mitra Parahita bisa melakukan transfer ke sesama anggota. Selain itu, dengan layanan sikopdit anggota bisa membayar tagihan PLN, Telepon, TV kabel, BPJS, pembelian pulsa, token listrik, cek saldo, dan layanan simpan pinjam.

General Manager Koperasi KSP CU Mitra Parahita, Maria Risa Wiandani mengatakan koperasi di Indonesia dihadapkan pada tantangan globalisasi berupa persaingan antarlembaga yang memanfaatkan teknologi informasi. Apabila koperasi tidak melakukan transformasi dan inovasi maka akan terdisrupsi oleh lembaga keuangan lain yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Tantangan teknologi informasi harus disikapi dengan ide kreatif, aktif, dan inovatif. Ini adalah peluang sekaligus tantangan untuk melakukan pemutakhiran lewat layanan digital koperasi,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Menurut dia, dunia berada pada proses perubahan yang luar biasa cepat. Teknologi informasi menjadi motor penggerak perubahan. Sehingga pola, model dan strategi menjalankan organisasi dan bisnis pun berubah.

Melihat fenomena diatas, insan koperasi pun harus dituntut berkompetisi dengan mengembangkan sistem di era digital.

“Dengan palayanan inilah salah satu wujud dari perkembangan teknologi yang ada di koperasi. Dan KSP CU Mitra Parahita terus akan mengembangkan layanan yang terbaik bagi semua anggota,” ujar Maria Risa Wiandani.

Sementara itu, Sekertaris KSP CU Mitra Parahita Puji Suatmi didampingi wakil sekretaris Insiwi Trimaryuni mengungkapkan, pengembangan digitalisasi koperasi ini sudah berjalan sejak setahun yang lalu. Selain mengembangkan teknologi berbasis layanan aplikasi, KSP CU Mitra Parahita juga memiliki keunggulan pendampingan ke anggota.

“Jadi tidak hanya kegiatan simpan pinjam saja akan tetapi kami juga memiliki program keunggulan yaitu melakukan pendampingan ke anggota dan menyisihkan 10 persen dari SHU untuk biaya pendidikan dan pelatihan ke anggota untuk meningkatkan usahanya,” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa dalam keputusan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan tutup buku 2018 yang diselenggarakan pada Minggu (3/2/2019) lalu dengan mengusung tema “Pengingkatan kapasitas agar mampu berdaya saing di era Milenia” KSP CU Mitra Parahita bukan menjadi lembaga intermediasi keuangan namun menjadi lembaga yang benar benar hadir menemani anggota dalam mencapai kesejahteraan diantaranya melalui pendidikan dan pelatihan.

Dalam paparan RAT yang ke-6 tersebut, pertumbuhan aset pun dari tahun ke tahun mengalami kenaikan hingga naik 44 persen. Selain itu, pertumbuhan anggota juga naik hingga 28 persen atau sebanyak 1.328 anggota.

“Dari perjalanan 6 tahun sampai saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Terbukti adanya kenaikan jumlah anggota dan aset serta pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun semakin berkembang. Harapan kami kedepan Koperasi KSP CU Mitra Parahita semakin dengan warga yang ada di Kabupaten Gunungkidul,” tutupnya. (Bayu)

Related Post