Kunjungi Gunungkidul, Kementerian Keuangan ‘Obok-obok’ Dana Desa

194 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dalam rangka penginformasian dana desa dan padat karya Dirjen Kementerian Keuangan RI melakukan kunjungan kerja di Gunungkidul, Jumat (4/5/2017).

Dalam kunjungannya disambut langsung oleh Bupati Gunungkidul Badongah di Komplek Bangsal Sewok Projo. Hal itu memiliki tujuan untuk melakuk paparan terkait pengelolaan dana desa sehingga dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Dirjen Kementrian Keuangan RI, Budiaso Teguh Widodo mengatakan, program padat karya tunai untuk masyarakat desa diharapkan memberikan dampak lebih kesejahteraan bagi warga.

“Diseminasi Dana Desa ini sangat penting untuk media sarana semua pihak pemangku dana desa dari pemerintah pusat, provinsi, Kabupaten, kecamatan dan desa,” katanya.

Menurut dia, program ini selain untuk menambah pengetahuan tentang dana desa juga meningkatkan pelayanan terbaik dalam masyarakat.

Sehingga dengan memanfaatkan program-program yang bisa mengentaskan kemiskinan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan Diseminasi penyebaran informasi langkah-langkah kebijakan pengelolaan dana desa perencanaan, penyaluran, pelaksanaan, penganggaran dan pertangung jawaban dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari bentuk penyimpangan,” bebernya.

Budiaso menambahkan, dana desa yang sudah dikucurkan dari pemerintah harus dapat mencakup pada empat program. Hal itu dilakukan supaya penyerapanya lebih bermanfaat.

“Dana desa jangan terlalu banyak program agar tampak nyata hasilnya jangan program banyak tapi hasil hanya sedikit-sedikit karena uang di bagi banyak program tapi hasilnya tidak tampak,” tandas Budiaso.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah sangat mengapresiasi kunjungan dari Dirijen Kementerian keuangan RI. Dengan kunjungan ini tata kelola pengunaan dana desa untuk pendampingan dan pengarahan tentang pemanfaatan dana desa dapat lebih bermanfaat.

“Kualitas dan kuantitas pemanfaatan dana desa di Kabupaten Gunungkidul terkait padat karya tunai segera bisa dilaksanakan sesuai sasaran dengan penuh tanggung jawab dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Hal itu tentunya diharapkan pengelolaan dana desa sesuai dengan prosedur administrasi yang ada guna mendorong maju peningkatan kesejahteraan bagi semua masyarakat.

“Pembagunan jalan, irigasi, paud, MCK untuk menyediakan sarana prasarana desa, program PKH, rasta, kami harapkan lebih bisa berkembang setalah adanya kunjungan dari kementerian ini,” pungkas Badingah. (Susanti)

Related Post