Laga PSIM vs Persis Solo Berakhir Ricuh

445 views

Gunungkidulpost.com – Yogyakarta – Putaran terakhir Liga 2 antara PSIM Yogyakarta vs Persis Solo yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/10/2019) sore WIB berakhir ricuh.

Panitia penyelenggara terpaksa menghentikan jalannya pertandingan di menit ke 90+2 saat kedudukan 2-3 untuk keunggulan Persis Solo.

Kerusuhan juga merembet hingga luar stadion.

Bentrok tak terhindarkan, sejumlah oknum suporter PSIM menyerang pemain serta beberapa official Laskar Sambernyawa.

Suporter melempari pemain dengan botol dan minuman kemasan. Hingga kini keadaan masih belum terkontrol. Beberapa gas air mata sempat ditembakkan pihak kepolisian.

“Ada yang mobil terbakar, ada juga yang dijungkir balikkan,” tuturnya warga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, salah seorang petugas pemadam menuturkan, saat memadamkan mobil polisi yang terbakar, petugas pemadam kebakaran bahkan sempat ikut jadi korban amuk massa.

“Kita dipukuli dan dilempar batu, mobil pemadam juga jadi sasaran sampai kacanya pecah,” ucapnya.

Terpisah, Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Armaini, mengatakan dipicu kekecewaan suporter dengan hasil pertandingan.

“Ini kan berawal dari setelah pertandingan, setelah pertandingan selesai saat Persis (unggul) 3-2 sejumlah suporter kecewa,” ucapnya, Senin (21/10/2019) malam.

Melihat hal tersebut, polisi melakukan tindakan terukur untuk mengurai kericuhan tersebut. Armaini menyebut, terkait kericuhan ini ada beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan.

“Yang jelas peristiwa ini akan kami evaluasi, secara internal juga evaluasi. Kamu juga akan bicara sama Panpel, Pemkot, dan Pemprov,” jelasnya. (red)

Related Post