Lagi, Masjid Kesulitan Pasokan Air

210 views

Gunungkidulpost.com – Tepus – Memasuki delapan hari bulan Ramadan bertepatan dengan awal musim kemarau membuat beberapa masjid mengalami kesulitan pasokan air untuk ibadah.

Satu diantaranya adalah Masjid Mifattul Jannah Dusun Blekonang I, Desa Tepus, Kecamatan Tepus.

Salah seorang takmir masjid Ngadiyo mengaku, memasuki bulan Ramadan kegiatan keibadahan meningkat sehingga membuat masjid kekurangan air untuk ber wudhu.

“Kemarin sempat membeli satu tangki, biasanya jika habis air akan beli tangki satu tangki seharga 110 ribu, karena masuk bulan puasa kebutuhan air meningkat,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (25/5/2018).

Ia mengatakan untuk pemenuhan air saat ini pihak masjid membeli dengan uang infaq yang dimiliki masjid. Setidkanya dari awal bulan Ramadan hingga saat ini sudah membeli dua tangki, dengan harga pertangkinya Rp110.000.

Kekeringan semacam ini menurut Ngadiyo memang siklus setiap tahunnya. Meski begitu ia tetap berharap agar ada pihak yang dapat membantu, untuk kebutuhan air di masjid baik dari pihak swasta maupun pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau instansi lainnya.

“Memang ini langganan kekeringan, kami pun berharap kepada pemerintah untuk membantu menysuplay air untuk kebutuhan jamaah,” paparnya.

Sementara itu kepala Kementrian Agama Gunungkidul Aidi Johasyah mengatakan belum menerima laporan mengenai masjid yang mengalami kekeringan. Selain itu belum ada program bantuan dari kementrian agama, akan tetapi tidak menurup kemungkinan bantuan kemanusiaan akan dialihkan untuk bantuan masjid yang mengalami kekeringan.

“Total jumlah masjid di Gunungkidul sebanyak 1.627 kami belum mendapat laporan resmi terkait kesulitan air. Tetapi jika sangat diperlukan kami akan mengalihkan bantuan kemanusiaan untuk membantu masjid yang mengalami kekeringan,” pungkasnya. (R1)

Related Post