Lagi, Serangan Binatang Buas Resahkan Warga Rongkop

342 views
image

Kambing Warga Mati Misterius. (Foto: Maya)

Gunungkidulpost.com – Rongkop – Serangan binatang buas yang terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul semakin meluas, jika sebelumnya serangan binatang buas hanya terjadi di Desa Purwodadi Tepus saja kali ini serangan terjadi di Kecamatan Rongkop.

Tak tanggung-tanggung sebanyak 12 ekor hewan ternak milik warga ditemukan mati mengenaskan akibat serangan binatang buas.

Salah satu warga Dusun Kendal, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Nur Prayitno mengatakan, sebanyak dua ekor kambing miliknya mati mendadak. Satu kambing miliknya ditemukan dalam keadaan masih utuh sedangkan satu kambing lainnya ditemukan dalam kondisi hampir habis disekujur tubuhnya.

“Banyak luka koyakan dan hanya menyisakan kepala serta kaki,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Jumat (29/9/2017).

Dia menduga matinya hewan ternak milik warga tersebut lantaran serangan binatang buas. Kejadian tersebut terjadi sejak sepekan lalu. Selama ini sudah ditemukan sebanyak empat kambing di tiga lokasi yang berbeda dengan kondisi yang sama.

“Sudah tiga lokasi yang telah mengalami kejadian serupa,” ucapnya.

Warga sendiri sampai saat ini belum mengetahui secara pasti hewan jenis apa yang menyerang hewan ternak milik warga. Namun warga menduga tewasnya binatang ternak tersebut dikarenakan oleh anjing liar yang tinggal di pegunungan.

Sementara itu, kanit Binmas Polsek Rongkop Aiptu Suprapto menuturkan, sejak pertengahan bulan Agustus lalu, tercatat ada 12 ekor kambing milik warga yang ditemukan mati mendadak dengan sejumlah luka koyakan.

Serangan hewan buas ditemukan di dua Desa yang berada di Kecamatan Rongkop. Kedua wilayah tersebut yakni Desa Pringombo dan Desa Melikan.

“Dari oleh kejadian yqng dilakukan petugas diketahui bahwa rata-rata hewan ternak ditemukan dengan luka disejumlah bagian tubuhnya,” ucapnya.

Dia menghimbau kepada warga supaya membawa hewan ternak miliknya untuk dirawat dikomplek rumahnya. Selain itu pihaknya meminta para peternak mulai  memberipagar yang kuat agar serangan binatang liar tidak kembali terjadi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk membawa pulang hewan ternaknya yang selama ini ditinggal diladang miliknya. Hal itu agar mampu menghindari dari serangan binatang buas yang masih mengincar hewan ternak milik warga,” tutupnya. (Maya)

Posted from WordPress for Android

Related Post