Lestarikan Tradisi, Nelayan Gelar Sedekah Laut

Gunungkidulpost.com – Panggang – Beragam cara warga bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di Pantai Gesing, Panggang, Gunungkidul puluhan nelayan menggelar upacara sedekah laut, Selasa (1/11/2016).
Belasan perahu diarak ke tengah laut untuk melepas sesajen yang telah diberi doa oleh pemuka agama setempat. Sesajen tersebut berisi nasi ketan, puluhan telur, buah, dan lain-lain.
Ketua kelompok nelayan Tugimin mengatakan, sedekah laut sudah belangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Para nelayan pun percaya banyak adanya kecelakaan laut dan gelombang yang ganas yang kerap terjadi dikarenakan warga sudah mulai meninggalkan tradisi nenek moyang.

“Ini merupakan wujud syukur atas limpahan berkah yang diberikan Tuhan untuk warga dan nelayan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.
Menurut dia, sedekah laut ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Pihaknya berharap tradisi seperti ini akan selalu dilestarikan oleh masyarakat di sekitar pantai selatan Gunungkidul, sehingga mendatang tidak akan mudah punah.

“Tradisi ini semoga menjadi agenda rutin tahunan sehingga tinggalan nenek moyang ini tidak mudah kita dilupakan,” ucapnya.
Sementara itu, penyuluh bantu dan pendampingan nelayan di Panai Gesing, Mahendra Bayu Adjie mengatakan, wujud syukur yang dilakuka oleh warga dan nelayan ini sangat diapresiasi. Selain memiliki nilai budaya yang tinggi, kegiatan ini dinilai mampu menjadi daya tarik wisatawan yang hadir di pantai selatan.

“Ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ucapnya.
Mahendra menambahkan, ucapara yang memiliki unsur tradisi budaya dan keagamaan ini haruslah dilestarikan. Sehingga dengan berjalannya waktu kedepan tradisi ini akan terus berjalan dan berkembang.

“Tradisi ini wajib untuk dilestarikan dan dikembangkan karena nilai budayanya sangat tinggi,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post