Libur Lebaran, Taman Matahari Mulai Kebanjiran Pengunjung

233 views

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Momen libur panjang lebaran mulai dimanfaatkan oleh warga untuk berkunjung ke tempat wisata guna melepas penat.

Hal itu seperti yang terjadi di Tamana Bunga Matahari (TBM) bernama Nawari berlokasi di Dusun Grogol 1, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

Taman ini dikembangkan oleh salah seorang warga setempat. Berkat keindahannya, taman ini menjadi wahana wisata baru, khususnya bagi penggila swafoto.

TMB Nawari menyuguhkan pemandangan hamparan bunga matahari yang tertanam rapi di lahan seluas 6.000 meter persegi. Di tengah taman terdapat sebuah bangunan menara bambu. Tingginya sekira 4 meter. Fungsinya untuk memudahkan pengunjung melihat taman bunga lebih jelas. Sebab tinggi rata-rata bunga matahari di taman tersebut bisa mencapai 2 meter.

Beberapa celah jalur yang memisahkan bunga, juga terdapat bangunan serupa.

“Fungsinya juga sama, cuma ukurannya aja lebih kecil,” ujar Pengelola TBM Nawari, Suwargito kepada Gunungkidulpost.com, Senin (18/6/2018).

Selain menyajikan keindahan bunga matahari, tempat ini juga menyediakan sensasi wisata kuliner Jawa. Menu yang disediakan mulai sayur lodeh, tempe garet dan sajian hidangan tradisional lainnya.

Adapula menu andalan yakni nasi goreng putih. Berbeda dengan nasi goreng biasanya yang dicampur kecap dan saos, sajian ini merupakan nasi yang digoreng kemudian diberi bumbu rahasia.

“Jadi andalan karena memang nasi goreng kami berbeda. Chefnya juga sudah berpengalaman dan bersetifkat,” ucap Suwargito.

Suwargito mengungkapkan taman ini baru dibuka bulan Juni 2018. Namun, meski tergolong baru, obyek wisata ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Awalnya lahan yang kini digunakan sebagai taman bunga itu adalah kandang yang kosong. Kemudian dimanfaatkan sebagai etalase Nawari. Selanjutnya baru mulai menanam 12 ribu bibit di belakang etalase itu pada 12 Maret lalu.

TMB Nawari juga menyiapkan bibit untuk dijual. Sementara untuk yang hampir berbunga dijual 20ribu per batang. Sementara untik bibit kecil kita jual lima ribu per polibag.

“Kalau mau pesan partai besar tidak bisa dadakan,” ucanya.

Dia menambahkan, Libur lebaran ini memang mulai menunjukkan peningkatan pengunjung mulai H+1 dan H+2 total jumlah pengunjung tembus tiga ribu lebih.

“Tiga hari ini sudah tampak peningkatan jumlah pengunjung rata-rata per hari tembus seribu lebih, jadi total selama tiga hari ini mencapai tiga ribu lebih wisatawan yang hadir,” pungkasnya. (G1)

Related Post