Lima Dukuh Kena Pungli, Kades Diprotes Warga

681 views

Balai desa di segel warga

Gunungkidulpost.com – Semanu – Ratusan warga Desa Dadapayu, Semanu memprotes kebijakan Kades setempat yang melakukan pungutan liar terhadap lima dukuh terpilih di desa tersebut, Senin (17/10/2016). Mereka menuntut Kades setempat, untuk mundur dari jabatannya.

Pantauan Gunungkidulpost.com menyebutkan, penyegelan kantor balai desa terjadi sejak Minggu (17/9/2016) kemarin.  Ratusan warga dari beberapa dusun menuntut kades Rukamto agar mundur dari jabatan. 

Amarah warga setempat semakin memuncak, lantaran Rukamto diduga melakukan pungutan liar terhadap 5 dukuh terpilih di desa tersebut. Sehingga kebijakan yang dilakukan kades itu diprotes oleh masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat desa Dadapayu, Arif Aditya mengatakan, warga menilai, banyak kebijakan yang diambil pemerintah desa setempat merugikan masyarakat. 

“Warga meminta Kades Rukamto turun dari jabatannya. Kebijakan kades tersebut sudah melanggar aturan dan tidak pro rakyat,” katanya.

Menurut Arif, kades Rukamto diduga telah melakukan pungutan liar terhadap 5 dukuh terpilih meliputi dusun Nalangombo, Sembuku, Pomahan, Karangtengah dan Kauman. Sebelum dilantik, lima dukuh tersebut diwajibkan membayar kisaran Rp. 5 juta hingga Rp. 7,5 juta.

“Adanya pungutan itu banyak warga resah, karena hanya mengambil keuntungan pribadinya,” ujarnya.

Arif menjelaskan, alasan adanya pungutan liar tersebut, sebagai pelicin agar lima dukuh terpilih itu lolos saat melakukan tes. Sehingga kebijakan itu, masyarakat menuntut agar kades mundur.

“Rencananya nanti akan dilakukan audiensi oleh pihak pemerintah desa setempat maupun pemerintah daerah, untuk mencarikan solusi terbaik,” imbuhnya. (Nena)

kadespungli wargaproteskadespungli

Related Post