Lindri 1 Bulan Hidup Ditenda

412 views
image

Foto: istimewa

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Setelah hampir 1 bulan hidup di tenda darurat lantaran rumahnya ambruk, Ny Lindri (67) seorang janda miskin warga Dusun Tegalrejo RT 04 RW 08 Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari, akan segera memiliki bangun rumah baru.

Kepala Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari, Sugiman mengaku, akan segera membangun rumah janda miskin ini, setelah mendapatkan bantuan bahan bangunan dari BPBD Gunungkidul.

“Bantuan bahan bangunan dari BPBD berupa asbes, triplek, kayu dan paku sudah kami terima. Rencananya Sabtu (4/3) besok masyarakat bersama Forum Penanggulangan Bencana dan Forum Pengurangan Resiko Bencana Desa Tegalrejo dibantu relawan lain, akan kerja bakti untuk membangun lagi rumah yang ambruk itu,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Dia menuturkan, pasca ambruknya rumah milik Lindri itu, pemilik rumah tinggal ditenda darurat.  Untuk membangun kembali rumah Lindri dibutuhkan waktu sepekan.

“Semoga dalam waktu sepekan dapat segera ditempati. Sehingga korban dan anaknya, bisa meninggalkan tenda darurat, selanjutnya menempati rumah yang dibangun,” bebernya.

Terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sutaryono mengatakan, pihaknya telah menyerahkan bantuan bahan bangunan pada Jumat (3/3). Selain memberikan bantuan bahan bangunan, BPBD juga telah menyerahkan bantuan logistik permakanan, untuk korban dan masyarakat yang nantinya kerja bakti

“Kami harapkan setelah bantuan kami serahkan, masyarakat melakukan kerja bakti untuk membangun kembali rumah yang ambruk itu, dan bisa segera ditempati,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui,  sebuah rumah berbentuk limasan yang selama ini dihuni seorang janda renta bersama anaknya, di Dusun Tegalrejo RT 04 RW 08 Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari,  ambruk akibat di sapu angin kencang. Rumah yang ambruk rata tanah ini juga menimbulkan korban, karena pemilik rumah, mengalami luka akibat tertimbun bangunan rumah. Dalam peristiwa yang terjadi Jumat (17/2) pagi sekitar pukul 04.00 WIB ini, korban Ny. Lindri (67) mengalami luka bagian kepala dan kakinya, sedang anaknya Waluyo (38) selamat karena cepat melarikan diri. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post