Maraknya Jajanan Berbahaya, BB POM Lakukan Sosialisasi di Sekolah

710 views

image

Sosialisasi jajanan sehat. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Maraknya jajanan anak yang mengandung zat yang berbahaya kian meresahkan semua pihak. Apalagi jajanan yang banyak dijual diwarung-warung dan kawasan sekolah merupakan makanan favorit anak-anak.

Oleh sebab itu Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) DIY melakukan sosialisasi jajanan sehat bagi anak sekolah dasar yang berlangsung di SD Negeri Wonosari IV, Selasa (22/11/2016). 

Kepala Sekolah SD Negeri Wonosari IV, UPT Wonosari, Eko Pramono mengatakan, kesadaran mengkonsusmsi jajanan sehat sangat diperlukan bagi anak sekolah dasar. Mengingat pada usia ini pertumbuhan fisik dan psikis anak baru dalam tahap yang optimal. SDN Wonosari IV sangat peduli terhadap pelayan prima pada anak didiknya, sehingga bekerja sama dengan BB POM untuk memberikan penyuluhan jajanan sehat.

“Ini merupakan wujud dari pelayanan kami terhadap anak didik, supaya semua anak paham tentang jajanan yang sehat,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Dia berharap, dengan adanya sosialisasi ini nantinya, semua anak didik yang ada dilingkup sekolah untuk lebih selektif memilih makanan dan jajanan yang sehat.

“Harapa kami, agar siswa paham betul mengenai jenis makanan yang sehat dan tidak sehat,” paparnya.

Sementara itu, BB POM DIY Wulan mengatakan, kurangnya cairan pada tubuh akan mengakibatkan dehidrasi. Namun minuman bersoda yang sering dijumpai diwarung-warung tidak baik untuk dikonsumsi anak.

“Minumman bersoda termasuk dalam daftar minuman yang tidak diperbolehkan untuk diminum akan,” jelasnya.

Menurutnya, selain minuman, makanan yang termasuk kategori aman yakni bebas dari 3 hal yaitu fisik, staples, dan rambut. Selain itu makanan yang harus wajib dihindari merupakan makanan yang mengandung bahan pengawet, pewarna, yang yang terkena debi udara di jalanan.

“Banyak hal yang perlu disampaikan untuk anak-anak SD, supaya mereka lebih paham mebedakan makanan yang sehat dan yang tidak,” ucapnya.

Wulan menambahkan, sosialisasi seperti ini sangatlah penting dilakukan. Hal ini untuk meminimalisir dampak buruk dari makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak jika makanan tersebut masuk dalamm kategori tidak layak konsumsi saat jajan di lingkungan sekolah. 

“Untuk itu, supaya terhindar dari hal yang tidak diinginkan kami lakukan sosialisasi ini ke anak dan pihak sekolah,” pungkasnya. (Bayu)

bbpom sosialisasijajanansehat

Related Post