Mbah Yatmo Nekat Mengakhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

365 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Belum lama peristiwa gantungdiri terjadi, kini gantungdiri kembali terjadi, kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kadi alias Yatmo Suwito (59) warga Dusun Panggang RT02/10, Desa Kemiri, Kecamatan Tanjungsari, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kejadian diketahui sekitar pukul 03.00 Wib, istri korban yakni, Samiyem (60) terbangun dari tidurnya, melihat suaminya tidak ada ditempat tidur, ia pun bergegas mencari-cari korban didalam rumah, namun tidak diketemukan. Selang beberapa waktu, ia berkeinginan mencarinya keluar rumah.

“Setelah di cek keluar, saksi tersebut kaget melihat suaminya sudah tergantung meninggal dunia diteras dapur rumah sebelah kiri menghadap ke timur,” kata Kapolsek Tanjungsari AKP Sapto Sudaryanto, Rabu (23/1/2019).

Saksi pun berteriak meminta pertolongan, mendengar teriakan histeris Samiyem, tetangganya korban yakni Tumiyo bergegas menghampirinya dan melihat apa yang sedang terjadi. Selanjutnya, sekira pukul 04.30 Wib warga melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.

“Setelah mendapat laporan dari warga adanya gantungdiri, kami bersama Tim Medis mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban,” katanya.

Ia menambahkan, dari olah tempat kejadian perkara, korban menggantung diblandar dengan tinggi blandar ke tanah 220cm, panjang tali dsri blandar ke leher 75cm, panjang ikatan leher/simpul 28cm dengan posisi kaki menyentuh tangan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim medis dari Puskesmas Tanjungsari, ditemukan kondisi korban terdapat jeratan dibagian leher, lidah menjulur, keluar cairan dikemaluan dan tidak adanya tanda-tanda penganiayaan.

“Korban murni bunuh diri, memang korban depresi karena sakit prostat menahun yang tak kunjung sembuh,” tambahnya. (Heri)

Related Post