Menjaja Kuliner Khas Dibulan Suci, Pedagang Kolang-kaling Kecipratan Rejeki

135 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Ramadan diwarnai ragam tradisi unik dan kuliner khas yang biasa tersedia untuk santapan berbuka atau makan sahur.

Maka, para pedagang pun kecipratan berkah dengan datangnya bulan suci. Mereka mulai menyiapkan stok bahan takjil untuk melayani permintaan saat Ramadan.

Di antara sederet makanan khas berbuka puasa, cincau, kolang-kaling, timun suri hingga kelapa muda termasuk paling dicari warga.

Makanan itu bisa disajikan dalam berbagai bentuk hidangan lezat. Tak heran jika pedagang cincau, kolang-kaling, kelapa muda menjamur di bulan puasa, di pasar-pasar, kaki lima, trotoar atau pinggir jalan.

Fitria (38), pelaku usaha kolang kaling di Pasar Wonosari mengaku bahwa tiap Ramadan permintaan selalu meningkat bahkan dua kali lipat dibanding hari biasa. Pihaknya sudah menyetok untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

“Awal puasa ini meski belum banyak tetapi memang mulai menunjukkan peningkatan,” kata Fitria saat ditemui Gunungkidulpost.com, Sabtu (19/5/2018).

Serupa kolang kaling, kelapa muda juga termasuk paling dicari saat Ramadan. Pedagangnya pun mulai menyiapkan stok menghadapi banyaknya permintaan.

Nurjanah misalnya. Penujual kelapa di seputaran Wonosari itu mengaku sudah memesan ratusan butir kelapa muda kepada penyalur selama bulan suci ini.

“Kami sudah pesan kepada penyalur untuk dijual selama bulan Ramadhan ini. Rata-rata kami jual Rp 10 ribu per butirnya,” pungkasnya. (Susanti)

Related Post