Merokok di Cirebon, Penjara 30 Hari atau Denda Rp 10 Juta

623 views

Ilustrasi.net



Gunungkidulpost.com – Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) akan segera dieksekusi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon pada 25 September 2016 mendatang. Terdapat beberapa ancaman pidana dan denda buat perokok yang merokok di kawasan terlarang.

Dalam perda itu, kawasan tanpa rokok meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum lain yang sudah ditentukan. Untuk meminimalkan jumlah perokok, penanggung jawab area tersebut dilarang menyediakan asbak dan sejenisnya.

Dalam perda itu juga ditegaskan ancaman kurungan 30 hari atau denda Rp 10 juta menanti para pelanggar Perda Kawasan Tanpa Rokok Nomor 8/2015. Ancaman sanksi pidana tersebut bakal diterima bagi pelanggar yang menjadi penanggung jawab atau pemimpin institusi yang melakukan pelanggaran.

Di antaranya, tidak melakukan imbauan tidak merokok, menegur langsung perokok, memproduksi, menjual, mengiklankan atau mempromosikan rokok di lingkungan institusinya. Sebelum vonis pengadilan dijatuhkan, ada pembebanan biaya paksa penegakan hukum sebesar Rp 5 juta.

Kabid Penegakan dan PPNS pada Satpol PP Kota Cirebon Buntoro Tirto mengatakan, ada tiga ketentuan pidana yang dijatuhkan bagi pelanggar Perda KTR.

“Ancaman sanksi pidana kurungan 30 hari atau denda Rp 10 juta diterapkan kepada pelanggar yang menjadi penanggung jawab atau pemimpin institusi,” kata Buntoro, Kamis (8/9/2016).

Sementara bagi pelanggar dari kalangan produsen, penjual, pengiklan dan promotor, ancaman hukuman kurungan 30 hari atau denda Rp 5 juta dengan pembebanan biaya paksa penegakan hukum sebesar Rp 2,5 juta atau penahanan sementara KTP.

“Bagi perokok, sanksi pidana kurungan tiga hari atau denda Rp 100 ribu, dan pembebanan biaya paksa penegakan hukum sebesar Rp 50 ribu,” kata dia lagi.

Referensi : http://m.news.viva.co.id/news/read/819897-di-cirebon-merokok-didenda-rp10-juta-dan-masuk-bui

Related Post