Meski Kekeringan Meluas, Status Darurut Kekeringan Belum Ditetapkan

160 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Hingga saat ini kekeringan yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul, belum ditetapkan sebagai status darurat kekeringan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki menyampaikan, dari total anggaran yang ditetapkan dalam ABPD 2018 untuk droping tahun ini baru terpakai sekitar Rp 250 juta, dari total anggaran sekitar Rp 600 an juta.

Selain itu, anggaran di kecamatan yang terdampak kekeringan juga masih ada, begitu juga dengan bantuan dari pihak ketiga juga banyak.

“Untuk itu kami belum menetapkan tanggal darurat,”ucapnya, Minggu, (5/8/2018).

Edy mengatakan, untuk wilayah yang mengalami kekeringan saat ini ada di 54 desa yang berada di 11 kecamatan di Gunungkidul. Memang, pendataan awal diwilayah terdampak diambil skala luas.

“Untuk wilayah terdampaknya kita ambil maksimal, sehingga kita bisa mengantisipasi sejak awal,”katanya.

Disampaikan Edy, meski luasan wilayah tidak meningkat, tetapi sampai saat ini peta masyarakat terdampak mulai meningkat, yakni dari 96.523 jiwa menjadi 116.216 jiwa.

“Setiap hari kami melakukan droping air dengan memakai 6 unit armada tangki,” kata Edy.

Setiap harinya distribusi ditargetkan mampu menyalurkan 24 tangki yang masing-masingnya bermuatan 5 ribu liter air bersih. (Santi)

Related Post