Minat Konsumsi Ikan Masih Rendah

image

Bupati Bagingah Saat Menghadiri Kenduri Anak Pantai. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Minat konsumsi ikan dikalangan masyarakat masih rendah. Terbukti jumlah konsumsi ikan per tahun perkapota hanya menembus angka 20 kg. Padahal diwilayah lainnya di DIY mencapai 22 kg perkapita.

Di DIY, tingkat konsumsi ikan berdasarkan data 2014 lalu yakni 21.54 kg perkapita pertahun yang masih berada di bawah rata-rata nasional 45 kg perkapita pertahun.

“Konsumsi ikan kita masih rendah dibanding wilayah lain di DIY,” kata Bupati Gunungkidul, Badingah ditemui disela Kenduri Anak Pantai yang bertempati di Pantai Drini Kecamatan Tanjungsari, Selasa (9/5/2017).

Dengan potensi perikanan laut melimpah karena memiliki garis pantai Gunungkidul 72 km potensi perikanan terus digenjot dan juga produksi ikan darat. Data DKP DIY tahun 2016 di pelabuhan sadeng produksi ikan mencapai 1600 ton.

“Kita berupaya menikatkan potensi laut yang ada, sehingga bisa meningkatkan konsumsi ikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan ,Widodo Sumianto mengaku konsumsi ikan nasional sudah 45 kg perkapita pertahun, dan Gunungkidul masih jauh dibawah rata-rata nasional.

Tetapi, dengan memaksimalkan potensi laut yang ada, diharapkan bisa meningkatkan konsumsi ikan.

“Meski minat mengkonsumsi ikan rendah namun tidak berkecil hati karena punya potensi yang besar,” ungkapnya.

Namun demikian, peningkatan potensi harus dibarengi dengan kwalitas produksi ikan oleh masyarakat. Melalui Badan  Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Perwakilan Yogyakarta pihaknya terus melakuukan pendampingan agar nelayan mampu menjaga kwalitas perikanan.

“Harapnnya dengan sosialisasi, masyarakat ini masyaraiat akan meningkat untuk mengkonsumsi ikan,” tutupnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post