Minat Kuliah Turun, Siswa Pilih Bekerja

100 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kemauan siswa untuk melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi dinilai masih kurang, sehingga minimnya kesadaran untuk berada dibangku kuliah semakin bertambah.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora), Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan kemauan anak untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi semakin berkurang. Saat ini tidak hanya faktor ekonomi yang menyebabkan angka putus sekolah.

“Tak hanya masalah ekonomi, tetapi lingkungan atau kemauan anak sekolah sendiri terkadang masih kurang sehingga timbul keinginan untuk bekerja saja,” katanya kepada wartawan, Jumat (2/3/2018).

Saat ini, angka putus sekolah di SD sekitar 0,03 dari 57.000 anak, SMP sekitar 0,03 dari 27.000 anak, dan di SMA/SMK pada kisaran 0,06 dari 27.000 anak.

Bahron mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka putus sekolah itu. Mulai dari bantuan beasiswa, pemahaman kepada orangtua maupun pada anak sendiri untuk mau bersekolah.

Dia mengharapkan pada anak-anak di Gunungkidul untuk melanjutkan sekolah hingga lulus SMA atau sejajarnya.

“Saya harap dapat 12 tahun belajar anak-anak. Hal itu dapat membuat peluang kerja lebih baik dibanding lulus SMP atau SD,” ucapnya.

Bahron menambahkan, SMK dapat menjadi rujukan pilihan, karena di SMK selain kejuruan yang diajarkan kecakapan siswa. SMK juga diharapkan mencetak lulusan yang siap bekerja. (Bayu)

Related Post