Minim Anggaran, Banyak Telaga Tak Berfungsi

55 views

Gunungkidulpost.com – Semanu – Memasuki musim kemarau yang terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul, membuat warga pusing lantaran sulitnya mendapatkan air bersih.

Telaga yang masih menjadi salah satu andalan warga Gunungkidul saat musim kemarau belum bisa dikembangkan secara maksimal, karena minimnya anggaran.

Kepala Bidang konservasi dan pengendalian kerusakan lahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gunungkidul, Luh Gde Suastini mengatakan saat ini memang belum ada anggaran khusus untuk pengembangan telaga.

“Biasanya dari provinsi untuk pengembangan atau rehab telaga, untuk anggaran kabupaten memang belum ada,” katanya kepada wartawan, Kamis (12/7/2018).

Ia mengatakan saat ini upaya dari Pemkab untuk mempertahankan kelestarian telaga sendiri, dengan menanam berbagai tanaman penyokong kelestarian telaga yang dapat menyimpan air, seperti beringin, aren, dan beberapa pohon lainnya.

Luh mengatakan rata-rata telaga yang tidak dapat menampung air dalam waktu yang lama dikarenakan pengaruh pori-pori tanah bebatuan.

“Seumpama diberpaiki lumpur-lumpur hilang biasanya menyebabkan air masuk di dalam. Kalau bisa seperti yang di Nglanggeran di lapisi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Dhimas Kursiswanto, mengatakan dewan terus mendorong untuk konservasi atau penghijauan agar kelestarian air juga tetap terjaga.

Terkait pengembangan telaga menurut Dhimas alangkah baiknya jika direhab dbuat seperti embung di Nglanggeran.

“Kami terus mendorong pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hutan rakyat sehingga resapan air baik, tidak habis,” pungkasnya. (G1)

Related Post