Miris!!!Tinggal Diperumahan Pengemis, Begini Kondisi Suparman Dan Keluarganya

145 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tinggal di perumahan pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) yang berada di Dusun Doga, Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Suparman (45), bersama istri Usrek (40) dan anak semata wayangnya Intan Permatasari (7) dalam kondisi miris.

Pasalnya perumahan yang dibangun oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial ini belum ada fasilitas air bersih. Bahkan aliran listrik pun belum tidak ada.

Dengan fasilitas minim, dirinya nekat menempati rumah yang dibangun pemerintah tahun 2015 lalu.

Suparman bercerita, dirinya dan keluarga pindah ke lokasi tersebut Minggu (12/8/2018) pagi, setelah berhenti kerja di pengepul rosok di Yogyakarta. Dirinya sejak 2015 lalu sudah mendapatkan nomor undian menempati rumah tersebut dari dinas sosial DIY.

“Pindah kesini setelah saya kemarin berhenti kerja di rosok,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Senin (13/8/2018).

Karena tidak ada listrik, dirinya pun membuat penerangan dari bekas botol suplemen yang dilubangi atasnya untuk sumbu.

“Pakai senthir (lentera) karena belum ada listrik, kalau airnya harus ambil dari bawah sana jalan melalui pematang sawah itu. Lumayan jauh tapi ya ndak apa-apa,” ungkap dia.

Terpisah, Kepala Desa Nglanggeran, Senen, mengaku belum ada koordinasi dengan instansi terkait mengenai hunian PGOT yang sudah mulai dihuni. Pihaknya mendengar dari masyarakat sekitar, dan sudah melakukan koordinasi dengan calon penghuni.

“Sudah ada yang didaftar kemarin, soalnya kami juga belum mengetahui kok sudah dihuni,”ucap Senen. (Bayu)

Related Post