Mulai Sore Ini Volume Kendaraan Naik 5 Persen

38 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dari hasil pemantauan lalu lintas di perbatasan Kabupaten Gunungkidul dengan Bantul dan pintu masuk sisi barat saat ini mengalami peningkatan jumlah kendaraan sebanyak 5 %.

Kepala Dinas Perhubungan Syarif Armunanto menghimbau agar pengendara lebih berhati-hati karena ramainya jalan.

“Kami melakukan pemantauan arus mudik di bukit Patuk,” jelasnya, Senin, (11/6/2018).

Syarif mengatakan, meski ada peningkatan namun diketahui arus lalu linta terpantau ramai lancar. Tidak ada titik kepadatan di sekitar jalur Yogyakarta- wonosari. Pencatatan kendaraan yang masuk dari H-7 sampai H-5 tercatat sekitar 76 ribu kendaraan yang melintas.

“Sampai saat ini,belum ada kepadatan yang berarti, sebagian besar yang melintas kendaraan pribadi,”katanya.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu (13/6) mendatang. Dinas Perhubungan telah menyiapkan jalur alternatif untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Penanganan dan pengawasan terutama dilakukan di pintu masuk barat yakni Jalan Piyungan-Sorogedug-Jembatan sembada handayani-Nglanggeran-Wonosari.

“Tahun sebelumnya jembatan Sembada-Handayani ini belum ada. Saat ini bisa jadi salah satu alternatif,” kata Syarief.

Jalan Piyungan-Petir Oro oro-Nglanggeran-Wonosari, lalu Cinomati-Dlingo-Getas-Playen-Wonosari. Namun ketiga jalan tersebut tidak dirkomendasaikan untuk angkutan besar.

Selain itu, Imogiri-Dlingo/Mangunan-Getas-Playen-Wonosari, Bantul-Panggang-Saptosari-Paliyan-Wonosari. Pintu masuk utara, Gedangsari-Nglanggeran-Wonosari tidak rekomendasi kendaraan besar, lalu Gedangsari-Nglipar-Wonosari, dan Cawas-Ngawen/Semin-Karangmojo/Nglipar-Wonosari

Untuk pintu masuk timur bisa melalui Sukoharjo-Candirejo-Semin-Karangmojo-Wonosari atau Manyaran-Semin-Karangmojo-Wonosari, bisa juga melaluiPracimantoro-Bedoyo-Semanu-Wonosari.

Sementar itu, Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko mengatakan, pihaknya melakukan rekayasa sejumlah ruas jalan untuk mengantisipasi kepadatan. Seperti di depan toko Amigo yang dari timur tidak boleh langsung ke Barat.

“Rekayasa jaluk sudaj kami lakukan mulai hari ini,” tutupnya. (Santi)

Related Post