Musim Peralihan, Warga Karangmojo Mulai Terserang DBD

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Karangmojo –  Memasuki peralihan musim, kasus demam berdarah dengue (DBD) menyebar cepat di Desa Karangmojo. Sepanjang Tahun 2017 penyakit demam berdarah di desa Karangmojo terbilang tinggi.

Hingga hari ini tercatat 11 orang yang  terjangkit penyakit demam berdarah.

Kepala Desa Karangmojo, Supriyo mengatakan, kasus DBD di wilayah Desa Karangmojo menjadi perhatian khusus oleh pemdes. Meski belum menimbulkan korban jiwa, lonjakan kasus DBD yang cukup besar.
Hal ini harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak supaya tidak terus bertambah kasus DBD ini.

“Sampai saat ini ada 11 kasus DBD yang ada di Desa Karangmojo,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (7/5/2017).

Menurut Supriyo, sebanyak 9 kasus tersebut tersebar di dua dusun yaitu dusun Gatak 7 kasus dan dusun Gentungan 4 kasus. Hingga saat ini tinggal 1 orang yang masih dirawat di Rumah Sakit Bethesda Selang. Korban DBD tersebut yakni Fifah salah satu warga Gatak.

“Harapan kami memasuki peralihan musim ini pemkab segera turun tangan mengatasi kasus DBD yang ada di wilayah di Gunungkidul,” ucapnya.

Lebih lanjut, Supriyo meminta masyarakat melaksanakan pola hidup sehat serta melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk. Salah satu caranya dengan melaksanakan tiga M, mulai dari menguras penampungan air, menutup penampungan air serta mengubur barang-barang yang bisa menampung air.

“Kami selalu menghimbau kepada warga untuk melaksanakan pola hidup sehat. Sehingga cara inilah akan efektif untuk mencegah timbulnya DBD yang marak terjadi,” pungkasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post