Nelayan Senang, Hasil Tangkapan Ikan Mulai Melimpah

image

Gunungkidulpost.com – Saptosari – Setelah beberapa hari dilanda gelombang tinggi, hal itu berdampak baik bagi nelayan di Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Pasalnya hasil tangkapan ikan yang semula paceklik saat ini mulai meningkat

Salah seorang nelayan di Pantai Ngrenehan Sapto mengatakan gelombang di Laut Selatan sudah mengalami penurunan sejak tiga hari terakhir. Hal itu pun membuat sejumlah nelayan kembali beraktivitas untuk melaut.

“Kemarin banyak yang tidak melaut karena gelombang tinggi, sekarang sudah mulai normal banyak yang sudah melaut,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Selasa (1/7/2017).

Sedikitnya terdapat 50 kapal yang mulai berangkat melaut sejak tiga hari kemarin. Tangkapan ikan pun juga sudah lumayan meningkat dibanding saat gelombang tinggi.

“Rata-rata setiap kapal perhari mampu mendapatkan 50 kilogram hingga satu kuintal ikan jenis tongkol hitam,” jelasnya.

Selain jenis tongkol hitam, para nelayan Pantai Ngrenehan juga ada yang mendapatkan tangkapan ikan teri. Namun tangkapan ikan teri tidak sebanyak ikan tongkol hitam, rata-rata setiap kapal hanya mampu membawa pulang 20 kilogram hingga 50 kilogram ikan teri.

“Pada Juli hingga Agustus yang banyak muncul memang ikan tongkol hitam. Biasanya cari tongkol hitam pas malam hari,” jelasnya.

Terpisah, salah seorang nelayan Pantai Drini, Kecamatan Tanjungsari, Sutarno juga mengungkapkan hal yang sama. Pasca gelombang tinggi, mulai Sabtu (29/7/2017) kemarin nelayan di pantai Drini dan Pantai Baron sudah kembali beraktifitas.

Seiring dengan cuaca yang sudah bersahabat dia berharap akan dapat mengakhiri paceklik ikan yang terjadi sepekan terakhir.

“Cuaca seperti ini semoga terus berlangsung sehingga tidak terjadi paceklik ikan,” ungkap Sutarno. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post