Ngeri Juga, Saat Flying Fox Hantam Paralon !!!

1201 views

Pesan berantai Insident flying fox Grand Village di media sosial.

Gunungkidulpost.com – Gedangsari – Nasib naas dialami oleh salah seorang wisatawan dari Banjarmasi, Kalimantan Selatan. Ia harus menderita luka saat bermain wahana flying fox di Grand Vilage, Mertelu, Gedangsari.

Informasi yang dihimpun Gunungkidulpost.com, Sabtu (25/11/2017) malam wahana flying fox di lokasi wisata Grand Vilage, Mertelu, Gedangsari terjadi insident buruk. Seorang wisatawan yang belum diketahui namanya, ketika meluncur dari ketinggian menabrak paralon yang diangkut oleh mobil pickup yang tengah melintas di bawahnya.

Dampak yang ditimbulkan dari insiden tersebut mengakibatkan korban terluka pada bagian kaki sebelah kanan hingga mengeluarkan darah. Sementara untuk mobil pickup mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kaca pecah serta ada kerusakan lain pada badan kendaraan sebelah kanan. Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian sehingga kecelakaan ini namun gambar yang tersebar secara berantai di media sosial cukup mengerikan.

Salah seorang pengelola wahana flying fox, Arif ketika dikonfirmasi Gunungkidulpost.com membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Hanya saja ketika dikonfirmasi lebih jauh dia memilih untuk tidak blak-blakan.

“Memang benar ada kejadian kecelakaan yang menimpa wisatawan saat naik flying fox tetapi sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap Arif saat di hubungi Gunungkidulpost.com.

Sementara itu, Kapolsek Gedangsari AKP Edy Purnomo mengaku belum menerima laporan mengenai kecelakaan yang menimpa wisatawan saat menaiki flying fox. 

“Kami belum menerima laporan secara rinci mas, ini baru menunggu anggota ke lokasi,” bebernya.

Terpisah, Camat Gedangsari Imam Santoso mengaku sudah menerima laporan dari pemerintah desa prihal insiden fltlying fox di wisata Grand Vilage. 

“Memang ada insiden, wisatawan asal Banjarmasin terkena pralon yang kebetulan dibawa mobil lewat di bawahnya, kena celana dan baju serta menggores kulitnya sedikit,” ucap Imam Santoso.
Menurut Imam, dari keterangan melalui  pemerintah desa, korban sudah bisa pulang. (Bayu)

flying fox grand village flying fox terpanjang se asia insident flying fox gran village

Related Post