Nyawa Mbah Kerto Berakhir Diseutas Tali

27 views

Gunungkidulpost.com – Panggang – Tewasnya Kerto Lesono, 95, warga Dusun Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Minggu, (13/5) adalah kali ke 13 di tahun 2018 ini.

Informasi yang dihimpun, mbah Kerto tewas akibat aksi nekat mengakhiri dengan cara gantung diri.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino menyampaikan, menurut data Polres Gunungkidul menunjukkan, angka bunuh diri di Gunungkidul berada di kisaran 30 kasus per tahun. Rinciannya yakni, 2015, 31; 2016, 30; dan 2017, 30.

“Penyebab terjadinya bunuh diri beraneka ragam. Adapun yang paling sering yakni akibat sakit-sakitan yang tak kunjung sembuh hingga membuat korban depresi,” jelas Iptu Ngadino.

Berbagai upaya telah dilakukan Polres Gunungkidul untuk menekan jumlah bunuh diri. Salah satunya adalah dengan mengedepankan fungsi Babinkamtibmas di 144 desa di wilayah Gunungkidul.

Secara berkala, Babinkamtibmas menyambangi warga yang berpotensi bunuh diri. Warga dengan gangguan jiwa, hidup sebatang kara serta sakit menahun diajak komunikasi. Namun, keterbatasan jumlah anggota membuat tak semua warga bisa diawasi secara penuh

“Untuk itu, peran utama pengawasan berada di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawati mengatakan kasus bunuh diri bukan masalah kesehatan semata. Banyak faktor yg menjadi penyebab atau motif. Penanganannya harus terintegrasi ke semua sektor. Dari dinas sosial juga ada kegiatan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM).

“Salah satu kegiatannya adalah menyiapkan masyarakat dalam menerima dan mengelola warganya yang depresi dan berpotensi menjurus ke hak-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya. (Susanti)

Related Post