Operasi Simpatik Progo 2017, Masih Banyak Orang Tua Abaikan Keselamatan Anak

433 views
image

Operasi Simpatik Progo 2017. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jajaran Kepolisian Resor Gunungkidul menggelar Operasi Simpati Progo tahun 2017. Selama 21 hari kedepan razia tertib lalu lintas tersebut akan menyasar pengguna jalan yang mengabaikan keselamatan anak

Kasub Satgas Penindakan dan Pelanggaran, Sat Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Wasdyanto mengatakan, sat lantas Polres Gunungkidul akan menggelar razia terhadap pengendara kendaraan bermotor. Razia perdana Operasi Sipatik Progo digelar di depan Pasar Argosari, Wonosari, Rabu (1/3/2017).

“Salah satu fokus sasarannya adalah pengendara yang mengabaikan keselamatan anak,” katanya kepada Gunungkidulpost.com

Wasdyanto mengatakan, dalam razai ini, petugas memberhentikan pengguna jalan baik  berkendara roda dua maupun roda empat. Tidak sedikit, para orang tua saat berkendara membiarkan anak tidak mengenakan pelindung kepala (helm).

“Hal ini langsung dihentikan oleh petugas, karena sangat membahayakan keselamatan,” tandasnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Samiyono mengatakan, kegiatan Operasi Progo berlangsung selama 21 hari. Razia sendiri lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif daripada tindakan penilangan.

“Diharapkan dengan adanya operasi tersebut angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas bisa menurun drastis,” kata Samiyono.

Menurut Samiyono, dalam operasi tersebut diterjunkan sebanyak 140 personil gabungan dari polsek dan polres. Sementara prosentase tindakan bagi pelanggar lalu lintas, sebanyak 80 persen preventif dan 20 persen tindakan untuk memberikan pelajaran bagi pengguna jalan yang melanggar hukum.

“Tindakan penilangan hanya akan dilakukan kepada pelanggar kasat mata yang dapat membahayakan keselamatan. Mulai dari melawan arus lalu lintas, tidak mengenakan helm dan juga bermuatan lebih bagi kendaraan roda empat atau lebih,” ujarnya.

Diharapkan dengan adanya operasi simpatik kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Sasaran razia untuk pengendara roda dua dan roda empat atau lebih,” ucapnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post