PAD Naik Jangan Bangga, Itu Sepenuhnya Bukan Kinerja Kita

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pasca naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjelang akhir tahun 2017 ini, kalangan dewan justru menyoroti proses kinarja Pemkab.

Pasalnya kenaikan PAD lantaran selama ini dana yang berasal dari pemerintah pusat dijadikan sebagai sumber pendapatan seperti halnya melalui sisa transfer dan BOS.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gunungkidul Purwanto menilai kenaikan PAD yang dicanangkan pemkab hanya bersifat semu. Ia berdalih, kenaikan terjadi karena dana dari Pemerintah Pusat dan bukan disebabkan oleh kinerja dari pemkab dalam menggenjot sektor pendapatan.

“Kenaikan Rp70,6 miliar, sekitar Rp66 miliar disumbang dari sisa transfer Dana BOS. Sedang sisanya baru berasal dari pemkab yang bersumber dari retribusi dan pajak yang dimiliki,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Sabtu (7/10/2017).

Purwanto menjelaskan, secara aturan memang diperbolehkan dana yang berasal dari Pemerintah Pusat dijadikan sebagai sumber pendapatan. Namun demikian, lanjut dia, hal tersebut tidak selayaknya dibanggakan karena bukan atas kinerja sendiri.

“Waktu pembahasan, kami sudah mengusulkan adanya kenaikan sektor retribusi hingga Rp2 miliar, tapi tidak disetujui dan pemkab hanya mampu menaikan kurang dari Rp1 miliar,” tutupnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post