Padusan Tahun Ini Tak Ada Shower Raksasa

image

Kondisi di Pantai Baron. (Foto bayu)

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Ribuan masyarakat mulai memadati kawasan Pantai Selatan Gunungkidul, Yogyakarta. Kedatangan mereka kali ini tidak hanya untuk liburan, tapi untuk menjalani ritual padusan, atau mandi suci menjelang datangnya ramadan.

Padusan merupakan salah satu ritual tradisi sebagian masyarakat Jawa yang dilaksanakan dengan cara mandi besar dan biasanya dilakukan di lokasi-lokasi mata air (umbul), dengan maksud sebagai simbol penyucian diri guna menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Namun padusan kali ini tidak seperti pada tahun sebelumnya. Dimana tahun lalu Pemkab menyediakan shower raksasa di Pantai Baron.

Dari pantauan Gunungkidulpost.com, Jumat (26/5/2017) di lokasi sepi tak seperti pada tahun 2016 lalu.

“Ribuan pengunjung memadati bibir pantai dan memanfaatkan air laut dan sungai untuk mandi. Sebagian lain memilih berteduh diantara rerimbunan pohon disekitar pantai. Meski ditahun ini tidak disediakan shower raksasa seperti tahun sebelumnya, namun junlah pengunjung naik daripada hari-hari biasa,” kata Sekertaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono kepada Gunungkidulpost.com.

Lebih lanjut Harry menambahakan, pemerintah kabupaten Gunungkidul sengaja tidak menyediakan shower raksasa seperti pada tahun yang lalu. Namun dengan tidak tersedianya shower raksasa dirinya berharap jumlah pengunjung tidak menyurut.

“Harapan kami meski tidak adanya shower raksasa jumlah pengunjung tidak menurun,” papar Harry.

Sementara itu salah seorang pengunjung asal Yogyakarta, Linggar mengaku kondisi kawasan pantai Baron pada padusan kali ini sepi tak seperti pada tahun yang lalu. Bahkan pada tahun yang lalu kondisi pantai sangat padat lantaran adanya layanan shower raksasa.

“Jauh-jauh dari Jogja ternyata tak seperti yang saya bayangkan adanya shower raksasa untuk padusan. Ternyata sekarang sepi gak seperti pada tahun lalu,” tandasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post