Pak Kades Tampik Tudingan Pungli Di Desa Selang

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Adanya dugaan praktek pungutan liar dalam proses pengurusan sertifikat tanah Prona di Desa Selang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Pemerintah Desa menampik segala tudingan tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Selang Wardoyo membantah adanya pungli tersebut. Menurutnya, desa tidak melakukan pungutan sama sekali. Bahkan Pemdes juga menganggarkan dana melalui APBDes untuk pemberian honor petugas.

“Seringkali warga tidak tahu, karena untuk Prona hanya pendaftaran saja, kalau ada hal lain dibayar warga melalui bank,” ungkapnya.

Dia kemudian menyontohkan pajak BPHTB yang harus dibayar wajib pajak sendiri. Selain itu juga PPH dan PPAT.

“Kalau yang di atas Rp1juta itu pajak, BPHTB. Kemudian untuk PPAT Rp125.000. Semua dibayar pemohon,” ujarnya.

Dia berharap masyarakat bisa memahami aturan saat dilakukan sosialisasi. Karena mengenai BPHTB, PPH dan PPAT dibayar oleh pemohon ke kas daerah. Terlebih lagi, tanah yang perolehannya dari jual beli, pasti ada pajak yang harus dibayar oleh pemohon.

“Kalau pungli tidak ada, kami bekerja sesuai regulasi dan aturan,” tutupnya. (Bayu)

Related Post