Pancaroba, Ubur-ubur Akhirnya Menghilang

image

Suasana Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Hujan yang turun akhir-akhir ini membuat ancaman binatang laut inpes di kawasan pantai selatan menghilang.

Berdasarkan data dari SAR Satlinmas Gunungkidul hingga saat ini ada sekitar 30-an pengunjung yang tersengat hewan sejenis ubur-ubur.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan, ancaman serangan inpes di Pantai Selatan menghilang. Kondisi ini terjadi karena hujan yang mulai turun.

“Kami sudah mengecek dan di kawasan pantai sudah tidak terlihat lagi,” kata Marjono kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (1/10/2017) kemarin.

Dia menuturkan, dengan hilangnya inpes di kawasan pantai, maka potensi korban tersengat ikut berkurang. Total selama musim kemarau terdapat 30-an pengunjung yang tersengat dan harus mendapatkan pertolongan dari petugas.

“Kalau reaksi sengatan berbeda-beda dan sangat bergantung dengan kondisi fisik korban. Biasanya korban yang tersengat ada yang merasa gatal-gatal, panas, sesak nafas hingga pingsan. Kami pun bersyukur karena seluruh korban dapat diselamatkan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Pantai Baron, Indriyani mengaku kurang lebih dua pekan lalu dirinya merasa trauma saat ia berkunjung ke pantai selatan. Pasalnya ada salah seorang wisatawan yang tersengat ubur-ubut tersebut.

Namun kali ini dirinya merasa nyaman lantaran binatang laut tersebut telah menghilang. Sehingga ia bersama dengan keluarganya tenang saat bermain ditepi pantai.

“Saat ini binatang laut sudah menghilang sehingga kami tidak trauma lagi,” paparnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post