Panen Melimpah, Nelayan Pantai Baron Untung Besar

image

Aktifitas (TPI) Pasca Nelayan Panen Ikan. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Masa paceklik ikan yang terjadi sejak beberapa bulan yang lalu akhirnya usai. Pasalnya saat ini nelayan di pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, telah panen hasil tangkapan ikan terutama jenis tongkol.

Informasi yang dihimpun Gunungkidulpost.com, setiap kapal nelayan rata-rata mendapatkan 4 kwintal. Hasil tangkapan ikan saat ini banyak didominasi oleh jenis ikan tongkol.

Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono mengatakan, pantai selatan dalam beberapa minggu terakhir mengalami penurunan. Sehingga nelayan bisa melakukan aktivitasnya dengan aman. Ditambah lagi dalam bulan ini jenis ikan tongkol sedang bermigrasi.

“Hampir semua nelayan memperoleh ikan dan hasil tangkapan ikan tongkol sayang tinggi,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (29/5/2017).

Menurutnya 35 kapal dari pantai baron yang berangkat melaut, rata-rata mendapatkan 4 kuintal ikan tongkol hitam. Setiap kilonya dijual antara Rp 5000 hingga Rp 10 ribu.

Nelayan langsung menjual ke pengepul atau wisatawan yang datang ke pantai Baron. Bahkan, karena banyaknya ikan yang ada, sampai nelayan kesulitan untuk membawa ke daratan.

“Lumayan setelah sekian lama paceklik ikan saat ini mulai panen,”katanya 

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kabupaten Gunungkidul Rujimantoro mengatakan, dari laporan yang diterimanya nelayan pantai selatan panen tidak hanya tongkol hitam, namun beberapa jenis ikan lainnya seperti tengiri, maleman dan beberapa jenis ikan lainnya. 

“Setelah beberapa bulan paceklik, nelayan sudah mulai panen ikan,” pungkasnya. (Bayu

)

Posted from WordPress for Android

Related Post