Panen Pedet Jadi Ajang Tingkatkan Populasi Hewan Ternak

57 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan kegiatan panen pedet di Pasar Siyonoharjo, Logandeng, Playen, Senin (7/5/2018).

Hal itu sebagai perwujudan hasil Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) 2017 yaitu berupa Inseminasi Buatan (IB), pemeriksaan kebuntingan dan penanganan gangguan reproduksi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Bambang Wisnu Broto mengatakan, untuk melihat keberhasilan dari UPSUS SIWAB maka diselenggarakan panen pedet.

“Dalam kegiatan ini dilakukan pengumpulan pedet dari hasil IB di Gunungkidul dalam kurun waktu 2017 dengan metode sampel,” kata Bambang saat ditemui wartawan disela kegiatan.

Selain untuk mengevaluasi program UPSUS SIWAB, kegiatan panen pedet juga diharapkan dapat memberikan motivasi peternak agar dapat mendunkung peningkatan populasi, produksi, dan produktivitas sapi potong.

“Harapan kami untuk meningkatkan populasi hewan ternak,” ucap Bambang.

Adapun dalam program ini target akseptor Gunungkidul 45.000, target penanganan gangguan reproduksi 2.930 ekor, dan target kebuntingan 38.000 ekor. Realisasi yang tercapai Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) 6.197, IB 42.097 (93,55%), lalu bunting 3.297 ekor (8,69%), penanganan gangguan reproduksi 3.188 ekor (108%).

Adapun Hijauan Pakan Ternak (HPT) untuk mendukung program tersebut, pada 77 kelompok atau 160 Hektare. Realisasi HPT, Kaliandra 11.900 bibit, Indigofera 21.500 bibit, rumput gajah 883.500 dan rumpu odot 716.000 bibit. Semua penanaman HPT sudah ditanam dan didistribusikan Juli 2017.

Pada 2018 target akseptor 45.000, target penanganan reproduksi 2.000 ekor, target kebuntingan 38.000 ekor, dan target kelahiran 26.543, realisasi sampai Minggu (6/5), PKB 6.477 ekor, IB 19.836 (44,08%), Bunting 3.961 (12,47%), Kelahiran jantan 1.169, betina 1.064 ekor, penanganan gangguan reproduksi 506 ekor (25,3%).

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Gunungkidul, Asman Latif mengatakan bersyukur dan bangga atas pencapaian peternak dalam program yang dicanangkan tahun lalu itu.

Meski saat ini belum mencapai target, namun dia optimis target tersebut dapat tercapai melihat semangat para peternak.

“Semangat peternak pertanda positif untuk mendukung misi pemerintah mempercepat target pemenuhan sapi potong dengan peran aktif dari masyarakat khusunya peternak,” bebernya. (Bayu Prihartanto)

Related Post