Panen Suket Gajah, Begini Cara Peternak Mengatasi Kekeringan

52 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Kelompok ternak di Banaran 4, Desa Banaran, Kecamatan Playen, mulai mengembangkan lahan Hijau Pakan Ternak (HPT).

Hal itu untuk mengantisipasi disaat musim kemarau sehingga tidak menjadi kendala.

Ketua Kelompok Ternak Margomulyo, Banaran, Sabar mengatakan dengan dikembangkannya HPT berupa rumput gajah dapat memenuhi kebutuhan pakan untuk ternak saat musim kemarau.

“Kami manfaatkan dari aliran sungai Oyo yang berada disekitaran lokasi ini. Lahan disini dapat memenuhi 54 ekor ternak,” kata Sabar, disela kegiatan panen rumput gajah di Banaran 4, Desa Banaran, Kecamatan Playen, Senin (30/7/2018).

Menurutnya, potensi panen dalam satu meter persegi dapat menghasilkan 15 Kg, dan saat musim kemarau 10 Kg per meter persegi, atau total produksi satu tahun 1.200 ton.

“Setelah dikembangkan ini dalam waktu setahun tiga kali dapat panen. Saat musim penghujan potensi panen dalam satu meter persegi dapat menghasilkan 15 Kg, dan saat musim kemarau 10 Kg per meter persegi, atau total produksi satu tahun 1.200 ton,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan pihaknya terus mendukung pengembangan HPT. Menurutnya dengan pangan yang mudah diperoleh membuat program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) semakin baik.

“Kami terus kembangkan HPT, di sekitar bantaran Sungai Oyo saya rasa sudah dapat dimanfaatkan untuk menanam,” paparnya.

Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan dengan kemudahan dan usaha peternak untuk menanam HPT itu dapat mendorong Gunungkidul sebagai gudang ternak di DIY.

Ia berharap potensi pakan ternak tersebut dapat terus dijaga, sehingga para peternak tidak perlu kerepotan.

“Dengan berharap dengan kemudahan memenuhi pakan dapat meningkatkan populasi ternak,” tutup Badingah. (Bayu)

Related Post