Panwaslu Gelar Sosialisasi Pengawasan Pileg Dan Pilpres

465 views
image

Panwaslu Gelar Sosialisasi. (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Media massa mempunyai peran penting dalam memberikan informasi dalam penyelenggaraan Pemilu di Indonesia. Ada hal-hal yang tidak bisa disampaikan, namun oleh media bisa disampaikan.

Rosita, S. Pd. I, anggota Panwaslu Kebupaten Gunungkidul menyampaikan, pemilu merupakan kompetisi yang rentan terjadinya pelanggaran.  Pelanggaran pemilu akan berpotensi mengganggu intregitas proses pelaksanaan dan hasil pemilu. Untuk menjamin intregitas Pemilu diperlukan pengawasan disetiap tahapan Pemilu yang dilakukan oleh Pengawas Pemilu. 

“Urusan pemilu tidak hanya melulu menjadi urusan/dominan penyelenggara pemilu tetapi juga lembaga lainnya.  Keterlibatan stakeholder sangat penting dalam mewuJudkan pemilu damai dan berintregitas,” jelasnya, Sabtu, (16/12).

Rosita melanjutkan, tugas pengawasan itu adalah tugas mulia. Tujuannya untuk memastikan Pemilu yang Jujur dan Adil (Jurdil), pendidikan pemilih dan penyadaran tentang pentingnya Pemilu, dengan mendorong pastisipasi pemilih. Dan Media massa dianggap sangat efektif untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat pemilih dan tempat yang tepat dalam penyebarluasan informasi.

“Media sangat tepat untuk menjadi tempat untuk menyebarluaskan informasi tentang Pemilu. Juga sangat efektif dijadikan tempat sosialisasi pelaksanaan Pemilu. Dalam hal ini media sangat efektif agar dapat terpublikasi dengan baik, termasuk bagi yang mencalonkan diri,” ujarnya.

 

Selain itu, keterbatasan jumlah anggota pengawas pemilu dibandingkan persoalan pemilu yang semakin berkembang. Ekpektasi masyarakat yang sangat tinggi terhadap pengawas pemilu, untuk itu dibutuhkan keterlibatan berbagi pihak dalam pengawasan pemilu sesuai dengan perab dan fungsinya masing-masing. 

Untuk media, diharapkan dalam pelaksanaan Pemilu 2018 nanti bisa bersikap netral terhadap partai dan calon yang dimajukan pada saat pemilu nanti. Jangan sampai melebih-lebihkan dan juga mengurangi sedikitpun informasi, dikarenakan nantinya yang rugi adalah masyarakat sendiri. Selain itu negara kita menjadi rugi dan hancur. 

“Netral itu baik, baik untuk semua, semua untuk satu yaitu untuk memajukan Indonesia tercinta,” tutupnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post