Parpol Peserta Pemilu Gelar Deklarasi Damai

165 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dalam rangka mewujudkan komitmen dan menjaga kondusif sejumlah Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 di Gunungkidul untuk deklarasikan Pemilu damai, di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Jumat (9/11/2018) kemarin.

Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan deklarasi ini merupakan komitmen peserta pemilu beserta komponen pendukung untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, etika dan norma, serta aturan dalam kontestasi Pemilu 2019 mendatang.

Ia mengingatkan kepada semuanya bahwa berdasarkan Pilkades maupun Pilkada dapat terselenggara sukses dan lancar serta kondusif beberapa waktu lalu.

Badingah berharap deklarasi yang telah dibacakan benar-benar dipahami serta dipegang teguh dalam semua tahapan Pemilu. Momentum Pemilu diharapkan pula memberi pelajaran politik dan demokrasi yang baik.

“Kami mendukung peserta Pemilu yang berkomitmen untuk mengikuti semua tahapan Pemilu dengan damai dan kondusif,” kata Badingah, Jumat (9/11).

Badingah berharap deklarasi yang telah dibacakan benar-benar dipahami serta dipegang teguh dalam semua tahapan Pemilu. Momentum Pemilu diharapkan pula memberi pelajaran politik dan demokrasi yang baik.

“Dengan Pemilu yang berkualitas pula diharapkan dapat memilih pemimpin yang baik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan dalam penyelenggaraan Pemilu memang selalu ada dinamika yang akan dihadapi bersama. Oleh karenanya perlu sinergitas dan ketaatan pada aturan yang ada, untuk menjadikan Pemilu yang berkualitas.

Dikatakannya tahapan kampanye yang sudah berjalan, dapat terlaksana dengan baik. Diharapkannya tahapan yang sedang berjalan dan belum berjalan, nantinya dapat berjalan dengan baik pula.

“Menurut Indeks Kerawanan Pemilu, DIY menempati urutan kedua nasional, dan Gunungkidul menempati urutan kedua di DIY setelah Sleman. Hal ini tentu perlu perhatian serius, agar dapat berjalan tertib aman dan dami, serta berintegritas tanpa hoax, politik SARA dan politik uang,” kata Hani.

Ia berharap deklarasi Pemilu tidak hanya pembacaan naskah demokrasi, namun menjadi komitmen bersama dan diamalkan.

“Sehingga kedewasaan dan kearifan berdemokrasi di Gunungkidul dapat dirawat,” ujarnya. (Bayu)

Related Post