Pasar Argosari Direvitalisasi, Ini Alasan Utamanya

55 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan revitalisasi Pasar Argosari Wonosari.

Hal itu dilakukan dalam rangka penataan kembali wajah pasar untuk menjadi icon daya tarik pengunjung ditengah ketatnya persaingan perdagangan global.

Tak tanggung-tanggung Pemkab telah memprogram dana anggaran sebesar Rp 4,6 Miliar dan dilakukan melalui proses lelang hingga akhirnya berkutat diangka lelang sebesar Rp 3,8 miliar.

Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Gunungkidul, Ari Setiawan mengatakan revitalisasi Pasar Argosari kali ini lebih berfokus pada perbaikan selasar dan tempat untuk kuliner.

“Perbaikan kali ini akan dibuat selasar sekitar empat-lima meter untuk tempat makan, diberi meja-meja mungkin ada fasilitas atau daya tarik hiburan,” kata Ari kepada wartawan, Sabtu (11/8/2018)

Selain itu Ari mengatakan Disperindag berupaya menghidupkan kios yang berada dilantai dua untuk tempat berjualan berbagai macam kuliner, karena dirasanya saat ini untuk lantai dua Pasar Argosari masih terbilang kumuh dan kios yang menghadap ke utara baru terpakai sedikit.

Hal itu bertujuan untuk memecah kepadatan pedagang yang ada di Taman Kuliner Wonosari yang dirasa sudah terlalu padat.

“Harapannya dengan revitalisasi ini semakin tertata Pasar Argosari dan menarik bagi masyarakat. Anggaran yang disiapkan sendiri Rp4,6 Miliar, dan kena lelang sekitar Rp3,8 Miliar,” ungkap dia.

Ia mengatakan pada tahun ini ada beberapa pasar lain yang juga akan diperbaiki seperti Pasar Playen di Desa Ngawu, Kecamatan Playen, lalu Pasar Mentel, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari, lalu Pasar Bedoyo, di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong dan Pasar Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari.

“Tahun ini kami memperbaiki 5 pasar yang ada di Gunungkidul,” paparnya.

Terpisah salah seorang warga Wonosari sekaligus pelanggan di pasar Argosari, Wonosari, Yudianto mengatakan revitalisasi Pasar Argosari sebetulanya belum perlu dilakukan tahun ini. Pasalnya selain kondisi pasar yang masih baik juga merupakan salah satu pengiritan anggaran.

“Kalau pasar yang lainnya memang perlu renovasi. Namun kalau Pasar Argosari masih baik dan mungkin untuk anggaran tahun depan lah,” ujarnya.

Yudianto berharap dengan revitalisasi ini dapat semakin menarik dan tidak kalah dengan pasar modern. Hal itu dikarenakan banyak kios yang berada di lantai dua mangkrak dan kumuh.

“Harapannya semakin tertata, nyaman juga pembeli untuk berkunjung ke pasar. Dan tidak hanya perbaikan fisik saja, namun juga dari sisi keamanan pasar perlu diperhatikan,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post