Pasca Badai Cempaka, Air Terjun Sri Gethuk Masih Ditutup

image

Terlihat Sejumlah Warga Sedang Memperbaiki Fasilitas Yang Rusak (Foto: Heri)

Gunungkidulpost.com – Playen –
Sudah dua pekan lebih objek wisata air terjun Sri Gethuk di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, ditutup untuk wisatawan. Sejumlah infrastruktur publik rusak hingga melumpuhkan aktivitas di objek wisata akibat terjangan banjir November lalu.

Terdampak siklon cempaka berakibat banjir yang menerjang pada Selasa (28/11/2017) lalu, objek wisata Sri Gethuk hingga saat ini masih belum beroperasi.

“Kami tutup sejak banjir kemarin karena fasilitas semuanya mengalami kerusakan. Sampai saat ini masih melakukan perbaikan sehingga belum bisa dikunjungi wisatawan,” kata Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bleberan Tri Harjono, Sabtu (16/12/2017).

Pembersihan dan perbaikan sejumlah fasilitas tersebut ditargetkan akan selesai pada 20 Desember mendatang. Sehingga pada saat libur Natal dan Tahun Baru objek wisata sudah siap untuk dikunjungi.

Namun demikian, pihaknya mengaku belum dapat beroperasi dengan optimal mengingat kerusakan terjadi yang cukup parah.

“Memang ada kekhawatiran akan terjadinya penurunan wisatawan saat pembukaan nanti, karena mungkin belum banyak yang mengetahui jika sudah di buka kembali. Selain itu, awal buka kami masih menggunakan dua perahu, jadi belum maksimal,” ujarnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post