Pasca Penyegelan Ambulance, RSUD Wonosari Berikan Keterangan

881 views

Penyegelan ambulance. (Foto: doc. Gunungkidulpost)





​Gunungkidulpost.com – Wonosari – Terkait aksi penyegelan ambulance beberapa waktu lalu, akhirnya pihak RSUD Wonosari memberikan keterangan. Menurut RSUD Wonosari sudah memberikan mekanisme pelayanan kartu jaminan kesehatan semesta (Jamkesta) DIY atas nama Edi Subroto.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi RSUD Wonosari Aris Suryanto mengatakan, pihaknya sendiri sudah melakukan pengecekan terhadap pasien atas nama Edi Subroto warga kecamatan Ponjong. Yang bersangkutan masuk pada tanggal 9 Oktober 2016 lalu. Selama perawatan memang pasien tersebut menunjukkan kepemilikan kartu Jamkseta DIY. Namun, penggunaan tersebut harus tertunda, karena melengkapi beberapa persyartaan.

“Pihak keluarga pasien sudah kita minta untuk mengurus, tapi dari keluarga tidak juga segera diurus. Namun, kami masih memberi toleransi sehingga bisa menggunakan klaim,” katanya, Minggu (23/10/2016).

Menurut Aris, saat terjadinya kasus Subroto tersebut, pihak rumah sakit sendiri sudah menyiapkan ambulance untuk merujuk pasien ke RS Jogja. Namun, upaya tersebut tidak dilakukan karena pasien telah meninggal terlebih dahulu. 

“Jadi ambulance yang disediakan untuk rujukan memang tidak jadi digunakan,” ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya, dua orang warga menyegel ambulance RSUD Wonosari karena merasa pelayanan rumah sakit tidak maksimal. Akibat pelayanan tidak maksimal itu, seorang pasien hingga meninggal dunia. (Nena)

penyegelanambulance

Related Post