Payah!!! Proyek Jalur Wisata Senilai 13 Miliar Tertunda

610 views

​​

Ilustrasi.net


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pembebasan lahan jalur alternatif menuju obyek wisata pantai dari Kemadang sampai Pantai Sepanjang tertunda. Program jalur baru panjang sekitar 5 km tersebut tertunda akibat adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah. 

Kepala dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunungkiduk, Edy Praptono mengatakan,  Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sudah melakukan survei jalan tembus antara kemadang hingga ke pantai Sepanajang. Jalur tersebut memudahkan wisatawan yang ingin ke pantai wilayah timur tanpa melewati pantai Baron

“Jalan tersebut nantinya untuk memudahkan para wisatawan untuk menuju ke kawasan pantai,”katanya kepada GUnungkidulpost.com, Selasa (27/9/2016).

Selain itu nantinya jalan tersebut akan dibuat perempatan cukup besar untuk membelah JJLS. Edy menambahkan, untuk pembangunan fisik jalan tersebut diserahkan ke pusat, namun belum tahu kapan akan terealisasi lantaran mengalami pemotongan anggaran.

“Total anggaran sekitar 13 miliar, namun semua tergantung dari pusat,” paparnya. 

Sementara terpisah, Kepala Sub Bagian Pertanahan dan Pengendalian Wilayah Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Surono mengatakan, pemkab menunda pembebsan lahan Rp 5,8 milyar karena  dampak dipangkasnya anggaran Dana Alokasi Umum senilai Rp138 miliar oleh pemerintah pusat. Anggaran pembebasan lahan yang dicoret meliputi pembangunan jalur wisata di Desa Kemadang menuju Pantai Sepanjang dan Desa Kepek, Saptosari menuju Pantai Ngrenehan. 

“Meski ada pemangkasan namun proses pembebasan lahan tetap dilakukan, dan pembayarannya kemungkinan dilakukan tahun depan,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post