Pedagang Dilarang Gunakan Ilmu Aji Mumpung

327 views

Bupati Gunungkidul Badingah Saat Menggelar Jumpa Pers. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Menjelang perayaan Natal dan moment pergantian tahun 2018 Bupati Gunungkidul, Badingah mengimbau agar para pedagang maupun pengusaha di Gunungkidul tidak menjadikan moment tersebut sebagai aji mumpung.
Hal ini bertujuan agar tidak membuat para wisatawan yang datang di Gunungkidul merasa kecewa.

Diketahui bahwa setiap tahunnya ada saja pedagang yang memanfaatkan liburan panjang akhir tahun sebagai kesempatan menaikkan harga dagangannya.

Oleh karena itu, Pemkab Gunungkidul menghimbau pembuatan daftar menu dan menyertakan harga haruslah jelas.

“Saya minta para pengusaha, pedangang makanan, dan juga restoran membuat daftar menu, dan ada tarifnya, sehingga memberikan kepastian kepada wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul, kalau ada tarifnya itu kan jadi wisatawan bisa mengetahui pasti habis uang yang ia keluarkan berapa,” Kata Badingah, Rabu (20/12/2017) kemarin.

Badingah sudah menugaskan Disperindag (Dinas Perdagangan) Gunungkidul untuk mengawasi para pedagang yang nakal.

Dengan adanya pengawasan tersebut diharapkan dapat menekan jumlah pedagang nakal yang menaikan harga seenaknya.

“Kalau pedagang menaikan harga seenaknya nanti para pengunjung akan kapok dan tidak akan datang ke Gunungkidul lagi. Kita harapkan wisatawan yang datang ke Gunungkidul bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik dan ramah,” jelasnya.

Selain memberikan harga yang wajar kepada para wisatawan, Badingah juga mengimbau agar para pedagang makanan bisa menjaga kebersihan menu yang mereka sajikan.

“Makanan yang disajikan harus benar-benar bersih dan sehat. Jangan sampai mencoreng nama baik Gunungkidul,” tutup Badingah. (Bayu)

Related Post