Pelajar Gunungkidul Kutuk Keras Aksi Teror Bom Surabaya

19 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ratusan pelajar di Gunungkidul menolak keras terhadap aksi terorisme yang terjadi.

Aksi terror bom yang terjadi di Surabaya menjadi keprihatinan tersendiri bagi kalangan pelajar.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Al-Mujahidin, Wahyudi mengaku turut berduka dengan kejadian yang terjadi di Surabaya, ia juga mengajak para siswanya untuk menjauhi pemikiran radikalisme.

“Kami menolak keras aksi radikalisme. Sudah kami sampaikan pada siswa dan guru untuk menjauhi aksi radikalisme,” ujarnya, Senin (14/5/2018).

Ia mengatakan bahwa Islam mengajarkan kebaikan, tidak pernah mengajarkan kekerasan, dan radikalisme. Ia berharap jika ada problem di masyarakat dapat diselelesaikan dengan musyawarah.

“Kami sudah ajarkan sejak dini, pertama harus punya akhlak yang tinggi, dan masuk Islam secara keseluruhan, memahami Islam dengan benar. Sehingga tidak ada aksi radikalisme,” katanya.

Aksi menolak terror juga dilakukan di SMK Giri Handayani, mereka melakukan aksi tandatangan diatas kertas, untuk mendukung Polri mengusut tuntas aksi terorisme.

Guru Agama Islam, SMK Giri Handayani, Rohani Agustin, mengatakan pihak sekolah mendukung Polri mengusut aksi terorisme yang marak terjadi.

Ia mengatakan telah menekankan pada siswa untuk berpegang teguh pada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika. Tidak saling membeda-bedakan satu sama lain.

“Kami mendukung untuk pengusutan ini, kami tadi melakukan doa bersama dan memberikan pemahaman ke siswa,” ungkapnya.

Salah satu siswa, Adam Sapta, mengatakan, ia juga turut prihatin atas kejadian bom tersebut.

“Sebisa mungkin kami saling bertoleransi kalau disini, harapannya tidak ada lagi aksi terorisme,” tutupnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post