Pelaku Pembobol ATM Berhasil Diringkus Polisi

image

Pelaku Pembobol ATM Lintas Propinsi Berhasil Diringkus Polisi. (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Wonosari -Pelaku pembobolan mesin ATM yang terjadi pada 17 Juli 2017 yang lalu di salah satu minimarket yang ada di Dusun Siyono Wetan, Desa Logandeng, Kecamatan Playen akhirnya berhasil di tangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul dan Satgas Gabungan dari Polda DIY pada Rabu, (9/08/2017) malam.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Muhamad Arif Sugiharto menyampaikan bahwa pembobolan mesin ATM yang merugikan uang mencapai 200 juta lebih milik dua bank swasta  yakni BNI dan BCA dilakukan oleh 5 orang yang kemudian 3 orang berhasil di tangkap di Solo, Jawa Tengah, 1 orang di tangkap di Tegal, Jawa Tengah, dan 1 orang lagi berhasil di tangkap di Tanah Abang, Jakarta.

“Kelima tersangka tersebut dapat kita tangkap dalam jangka waktu penyelidikan selama 23 hari, kini semuanya sudah diamankan di tahanan sementara di Polres Gunungkidul untuk proses penyidikan,” jelas AKBP Arif saat menggelar Press Release, Jumat,(11/08/2017) di Mapolres Gunungkidul.

Kelima tersangka tersebut diantaranya SUM (53) warga Tangerang, Banten yang berperan sebagai driver, kemudian RF (37) warga Surakarta, Jawa Tengah, AM (46) warga Banyumas, Jawa Tengah. Ketiganya tertangkap di Solo, Jawa Tengah. Kemudian MJS (30) warga Tangerang, Banten tertangkap di Tegal, Jawa Tengah. dan Rus (48) tertangkap di Tanah Abang, Jakarta.

“Dari tangan para tersangka kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 KBM Nissan Xtrail, SPM Yamaha Vixion, mesin ATM yang rusak, dan beberapa peralatan yang dilakukan untuk membobol ATM seperti linggis dan peralatan lainya serta uang tunai yang tingga 150 ribu,” urai Kapolres.

Dari pengakuan para tersangka, uang hasil dari membobol ATM tersebut telah habis dibagi- bagikan bersama temannya.

“Daerah oprasi para tersangka ini meliputi Jawa – Sumatra namun yang teridentifikasi baru di Gunungkidul dan Tegal, Jawa Tengah,” jelas AKBP Arif.

Dari hasil tangkapan ini, Polisi akan terus melakukan pengembangan sampai kasus ini bisa terungkap hingga tuntas.

“Atas perbuatannya tersangka terbukti telah melanggar pasal 363 ayat (1) ke -4 dan 5, KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post