Pembalap Tewas, IMI DIY Angkat Bicara

48 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Pasca insiden yang menyebabkan salah seorang pembalap asal Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur meregang nyawa saat sesi latihan di Lanud Gading, Kecamatan, Playen, Jumat (12/5/2018) lalu, Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY yang merupakan penyelenggara Kejurnas Motoprix Region 2 Putaran ke-3 angkat bicara.

Kepala Bidang Roda Dua IMI DIY, Yoyok LKS mengatakan pihaknya sudah berupaya mencegah adanya insiden tragis itu. Namun, kecelakaan memang sulit dihindarkan. Yoyok pun tidak menyalahkan siapapun atas insiden tersebut.

“Dari awal sebenarnya kami sudah antisipasi tapi memang insiden bisa terjadi pada siapapun,” ujarnya, kepada wartawan, Minggu (13/5/2018).

Menurutnya hal itu sudah terjadi dan biarkan jadi evaluasi untuk penyelenggaraan event ke depan. Sebagai bentuk tanggungjawab lanjut Yoyok, penyelenggara membebaskan biaya perawatan korban.

“Temen-temen sudah bertindak dengan baik. Kemarin pasca jatuh kita bawa [korban] ke rumah sakit sampai penanganan pembawaan jenazah hingga ke Jawa Timur,” bebernya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pembalap yang tewas tersebut adalah Tata Ferdian. Pembalap asal Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Adapun kronologi kecelakaan maut tersebut bermula saat salah satu pembalap sedang keluar R1 dan tengah menyeberang ke lintasan lurus antara tikungan 5 dan 6. Nahas korban saat itu juga sedang melaju di trek lurus tikungan ke-6. Karena kecepatan tinggi serta jarak yang terlalu dekat, korban tidak bisa menghidari pembalap yang out tersebut.

“Korban dinyatakan meninggal dunia, karena patah tulang leher,” pungkasnya. (Susanti)

Related Post