Pembangunan Panggung Terbuka Serap Dana Ratusan Juta

image

Pambangunan Panggung Terbuka Di Komplek Taman Kota. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pembangunan Panggung terbuka di kawasan taman kota menghabiskan dana ratusan juta, dalam tahap awal pembangunan telah menghabiskan dana Rp192 juta.

Panggung tersebut rencananya diguanakan untuk memfasilitasi kegiatan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Pembangunan panggung yang merupakan bagian dari pengembangan taman kota itu adalah bagian dari proyek Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul.

Menurut Sektretaris DLH Gunungkidul, Irawan Djatmiko, pembangunan panggung itu nantinya akan mengabiskan dana lebih dari Rp192 juta.

“Rp192 juta itu hanya untuk pembangunan tahap pertama, sementara untuk tahap kedua nanti akan menunggu anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2017 atau APBD 2018,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Rabu (12/7/2017).

Dia mengatakan untuk tahap pertama pembangunan ditarget selesai pada Juni tahun ini. Sedangkan untuk tahap kedua yakni finishing meliputi pemasangan kramik dan pengecatan akan menunggu dana APBD.

Irawan berharap panggung tersebut dapat segera dimanfaatakan oleh masyarakat dalam waktu dekat. Pasalnya menurut dia, Gunungkidul selama ini belum memiliki fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni dan budaya.

“Anak muda butuh eksis dan kesempatan menunjukkan potensi dan minat mereka. Panggung ini kan dibangun di sisi barat taman kota, dan di sana lokasinya cukup luas dan terbuka,” bebernya.

Dia menilai kebutuhan warga akan ruang terbuka hijau sangatlah penting sehingga pihaknya akan melengkapi  fasilitas penunjang lainnya di taman seluas 1,2 hektare itu. Selain akan menambah tanaman dan juga penerangan taman, nanti juga akan dibangun lintasn joging, gazebo, serta taman baca, Sehingga harapnya taman kota bisa digunakan untuk taman bermain dan berekreasi keluarga.

Kendati demikian, untuk membangun seluruh fasilitas akan dilakukan bertahap, dan diperkirakan akan selesai pada 2019 mendatang.

“Untuk lokasi skateboard juga akan ditambah, nantinya setelah jadi bisa memanfaatkan fasilitas yang ada. Dan para komunitas juga dilibatkan untuk membangun lokasi,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post