Pembebasan Lahan Senilai Rp 5,8 Miliar Ditunda

809 views

ilustrasi.net




Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dampak pemangkasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunda rencana pembebasan lahan senilai Rp5,8 miliar. Anggaran pembebasan lahan yang dicoret meliputi pembangunan jalur wisata di Desa Kemadang menuju Pantai Sepanjang dan Desa Kepek, Saptosari menuju Pantai Ngrenehan. 

Kepala Sub Bagian Pertanahan dan Pengendalian Wilayah Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Surono mengatakan, proyek pembahasan lahan senilai Rp 5,8 miliar tidak jadi dilakukan di tahun ini.

“Proses jalan terus untuk pembayaran akan dilakukan di tahun depan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (26/9/2016). 

Menurut dia, untuk jalur Kemadang-Sepanjang setidaknya ada 150 bidang yang harus dibebaskan. Namun dari jumlah itu, hingga pertengahan September baru terkumpul 50 bidang. Sementara untuk proses pembebasan Kepek-Ngrenehan, dari 150 bidang yang akan dibebaskan baru terkumpul beberapa saja.

“Prosesnya masih panjang, karena baru pengumpulan berkas tentang bukti kepemilikan tanah. Selanjutnya, masih ada proses pematokan, taksiran harga tanah oleh tim independen hingga proses pembayaran ganti rugi,” paparnya.

Surono menjelaskan, penundaan pembebasan lahan di dua titik terjadi karena adanya pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat. Dalam proses itu, disepakati untuk pembebasan lahan di Kemadang dan Saptosari ditundan dan tak dilaksakan pada tahun ini. 

“Adanya pemangkasan ini, warga tidak perlu khawatir karena tidak akan mengganggu. Upaya pembebasan tetap jalan, karena hanya pembayarannya saja yang ditunda pelaksanaannya,” imbuhnya.

Adanya pemangkasan senilia Rp 5,8 miliar, maka alokasi pembebasan lahan masih ada sebesar Rp 11,8 miliar. Alokasi ini digunakan untuk pembebasan di sembilan titik meliputi Kantor Balai Penyuluhan Pertanian, Panggang; Perluasan Pasar Legundi, Giriwungu Panggang; perluasan TPAS Baleharjo; Pembangunan jembatan Lemahbang, Ngoro-oro, Patuk. Selain itu, upaya pembebasan juga dilakukan untuk pelebaran jalan Gading-Ngalang; perluasan pintu masuk Pantai Poktunggal; perluasan pintu masuk pesangrahan Gupit, Purwosari; pengadaan tanah pembangunan jembatan Watusigar, Ngawen dan perlebaran jalan Nglanggeran, Patuk.

“Sembilan titik ini tetap jalan dan tak terpengaruh dengan adanya pemangkasan anggaran,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post