Pembuatan Embung Raksasa Terganjal Kebijakan

208 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Rencana pembuatan embung raksasa di Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu sejak akhir 2017 lalu terganjal oleh Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengatakan pemkab belum berani merealisasikan proyek tersebut lantaran belum masuk KUA-PPAS. Adapun pihaknya telah mengajukan anggaran Rp 8 Miliar, tapi turun sekitar Rp 3 miliar untuk pembebasan lahan.

“Harusnya bisa untuk anggaran perubahan, jangan sampai anggaran mangkrak,” katanya kepada wartawan, Rabu (27/6/2018).

Menurut Suharno, pembebasan lahan tersebut telah dimasukkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini pemerintah pusat masih menunggu tindaklanjut dari Pemkab.

Pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan sumber air bersih. Salah satunya adalah program Air-isiasi yang merupakan tahap awal pipanisasi.

“Paling tidak menyiapkan airnya dulu baru nanti ke pipa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengaku belum terealisasinya proyek tersebut lantaran masih dalam tahap pembahasan dan pengkajian oleh pemkab.

Dia mengungkapkan dalam merealisasikan proyek tersebut perlu pertimbangan yang matang.

“Proyek ini intinya adalah mengoptimalkan air sungai bawah tanah di Bribin. Namun memang masih digodok terus,” pungkasnya. (G1)

Related Post