Pemerintah Nonaktifkan Belasan Ribu KIS

203 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sedikitnya 19.557 Kartu Indonesia Sehat (KIS) dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kemensos No.126/HUK/2017.

Untuk mengurangi gejolak, Dinas Sosial Gunungkidul melakukan validasi ke lapangan terkait dengan kebijakan penonaktifan.

Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Iriyanti mengatakan, pihaknya tidak tahu menahu terkait dengan kebijakan penonaktifan KIS yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat. Pasalnya, kebijakan tersebut langsung dilakukan oleh Kemensos.

“Kami hanya dapat datanya saja. Dalam SK No.126/HUK/2017 dijelaskan bahwa ada 19.557 KIS yang dinonaktifkan,” katanya kepada wartawan, Jumat (5/1/2018).

Menurut dia, penonaktifan KIS mengacu pada tiga alasan, yakni penerima manfaat meninggal dunia, kepemilikian kartu ganda hingga pemegang dirasa telah mampu sehingga tidak pantas lagi menerima bantuan.

Lebih lanjut, Siwi menuturkan kebijakan ini dirasa dapat menimbulkan gejolak di masyarakat karena dilakukan secara sepihak.

Sebab untuk mengetahui hal tersebut, pemegang kartu baru tahu saat akan menggunakan.

“Ya kalau tidak dipakai, maka pemegang tidak tahu apakah kartunya masih aktif atau tidak,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga Wonosari Lisma mengaku resah dengan adanya kabar penonaktifan KIS ini. Menurut dia kartu KIS sangatlah penting untuk memdapatkan jaminan kesehatan.

“Dengan kartu KIS masyarakat akan sangat terbantu. Akan tetapi jika pemerintah memutus KIS bagaimana nasib masyarakat?” ungkapnya. (Bayu)

Related Post