Pemerintah Prioritaskan Transmigrasi Wilayah Perbatasan

458 views

Ilustrasi. Net



Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sumatra dan Kalimantan hingga kini masih menjadi daya tarik tujuan utama transmigrasi masyarakat Gunungkidul. Namun pada 2017 Pemerintah pusat akan mengutamakan lokasi transmigrasi di daerah perbatasan dibandingkan dengan lokasi di daerah lainya.

Kepala Bidang Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Basuki mengatakan, selama ini kebanyakan peminat transmigrasi warga Gunungkidul tujuan utama adalah daerah Sumatra dan Kalimantan.

Namun berdasarkan kebijakan pemerintah yang akan menjadi prioritas transmigrasi bukan lagi di Sumatra dan Kalimantan, melainkan di daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain. “Tahun 2017 ini yang lebih diutamakan adalah daerah-daerah perbatasan. Komposisinya adalah yang di perbatasan 75% sedangkan daerah lainnya 25%,” ungkap Basuki Kepada Gunungkidulpost.com Selasa (24/01/2017).

Meskipun adanya kebijakan mengenai lokasi sudah ditentukan, namun pemerintah pusat kata dia belum memberikan kuota transmigrasi yang pasti untuk 2017. Menurutnya kepastian kuota yang akan didapatkan baru diberitahukan bulan Maret mendatang. 

Basuki menjelaskan perolehan kuota yang didapatkan masing-masing daerah tergantung dengan kesiapan daerah tujuan transmigrasi, bisa jadi jika minim kesiapan maka jumlahnya akan dikurangi. “Misalnya Pemerintah DIY dapat lima titik kabupaten penempatan, tapi jika daerah tersebut belum layak, belum bisa dijadikan lokasi transmigrasi ya akan berkurang kuotanya,” jelasnya.

Meski demikian, setiap tahun rata-rata peminat transmigrasi di Gunungkidul sekitar ada 60 kk. Namun rata-rata yang dapat diberangkatkan hanya 40 kk. Pada 2016 lalu Gunungkidul mendapatkan kuota untuk 40 kk. “Ada yang gagal berangkat, akhirnya hanya memberangkatkan 37 kk dengan total 171 jiwa,”pungkasnya. (Heri)

Related Post