Pemkab Ancam Hukuman Kades Dadapayu

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberi peringatan kedua terhadap Kepala Desa Dadapayu, Rukamta, untuk dapat menyelesaikan kewajibannya yakni menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan APBDes tahun 2017 ini.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Gunungkidul Tommy Harahap, mengatakan, kewajiban yang harus diselesaikan oleh Rukamta, antara lain menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan APBDes tahun 2017 ini. Namun lewat tenggat waktu peringatan pertama pada 15 Februari 2017 lalu, dirinya hanya dapat menyelesaikan RKPDes 2017. Sementara persyaratan lain yakni APBDes 2017 tak kunjung diselesaikan.

“Baru RKPDes saja yang dikumpulkan,  peringatan kedua kalau tidak ada progres lagi, kami akan jatuhi hukuman lebih lanjut,” kata Tommy, saat dihubungi Gunungkidulpost.com, Rabu (22/2/2017).

Menurut Tomy, Pemkab Gunungkidul bersikap tegas dengan memberikan surat peringatan kedua (SP2). Rukamta diberikan waktu dari Kamis (23/2), selama 10 hari ke depan, dengan tenggang akhir Minggu (5/3) mendatang. Namun jika tidak menyelesaikan kewajibannya, Rukamta terancam sanksi atau hukuman dari Pemkab Gunungkidul.

“Kami akan bersikap tegas jika pada waktunya tidak bisa menyelesaikan administrasi kami ancam hukuman,” tutur Tomy.

Terpisah, Ketua II BPD Desa Dadapayu, Wagiman mengatakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Dadapayu berupaya menyelesaikan semua kewajiban yang telah disyaratkan oleh Pemkab.  Sejumlah kewajiban lainya seperti surat peryataan dari perangkat desa dan masyarakat terkait kesediaanya dipimpim oleh Rukamto belum dapat terselesaikan. 

“Kami usahakan secepatnya selesai,” ucapnya singkat. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post