Pemkab Dan DPRD Sepakat Naikkan Plafon Anggaran

171 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama dengan DPRD telah menandatangani nota kesepakatan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioriorotas Plafon Anggaran Sementara ( KUA-PPAS) pada Tahun Anggaran 2018 dalam sidang Paripurna di Gedung DPRD Wonosari Jumat (31/8) siang.

Dalam paripurna tersebut Pemerintah di wakili oleh, Wakil Bupati Gunungkidul Imamawan Wahyudi.

Terjadi kenaikan pengeluaran pembiayaan dipergunakan untuk penambahan penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebesar Rp 26 miliar untuk memenuhi kewajiban penyertaan modal PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY dan PD, BPR Bank Daerah Gunungkidul Tahun anggaran 2017 dan pembayaran pokok hutan sebesar Rp 42.670.588,00.

Berdasarkan rancangan kebijakan umum perubahan APBD tahun 2018 maka dalam rancangan PPAS perubahan APBD 2018, kenaikan pendapatan daerah sebesar Rp 1.716.742.745.689,30.

Sedangkan pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 menjadi Rp 1.783.130.481.934,94 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 66.387.245,64.

Kenaikan belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung, belanja langsung dan pembiayaan daerah.

Dalam KUA-PPAS di Kabupaten Gunungkidul Tahun Anggaran 2018 mengalami perubahan. Dari semula dianggarkan sebesar Rp 8.500.000.000,00 menjadi Rp 34.542.670.533,00 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 26.042.870.533,00. Dari semula dianggarkan sebesar Rp 8.500.000.000,00 menjadi Rp 34.542.670.533,00 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 26.042.870.533,00.

“Memang ada perubahan, yang terpenting kerja secara normatif lancar, tidak terpangurih proses politik,” kata Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi.

Dia mengatakan, embung raksasa yang akan dibangun di Kecamatan Semanu belum dimasukkan dalam KUA PPAS 2018. Namun demikian, bersama pemerintah pusat pihaknya terus melakukukan program pencairan sumber air bersih.

“Soal embung masih kita kaji, tahun ini dari pemerintah pusat langsung ada 15 bor yang dibangun dengan skala cukup besar guna memenuhi kebutuhan air bersih,” ucap Immawan. (Bayu)

Related Post